BANDUNG INSPIRA– Wilayah Bojongloa Kaler menjadi sorotan setelah masuk 10 besar nasional dalam kasus judi online atau judol.
Wali Kota Bandung mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut.
“Wah, saya sangat prihatin atuh itu mah. Prihatin. Dan makanya saya akan kasih perhatian khusus. Seminggu ini pokoknya Bojongloa Kaler sedang menjadi perhatian,” ujarnya, Senin 20 Juli 2026.
Untuk menindaklanjuti, ia memastikan akan memanggil jajaran kewilayahan setempat.
“Oh, pasti itu mah. Yang namanya camat sama lurah mah sama dengan wali kota. Tekanannya karena wilayahnya. Nasibnya sama kita,” tegasnya.
Ia menegaskan, penanganan judol tidak bisa hanya diserahkan ke aparat penegak hukum. Peran camat, lurah, hingga RT/RW sangat penting untuk melakukan pencegahan dari hulu.
Bojongloa Kaler sendiri diketahui masuk daftar 10 kecamatan dengan kasus judol tertinggi se-Indonesia. Data itu menjadi alarm bagi Pemkot Bandung untuk segera bergerak.
Wali Kota berharap dalam waktu dekat ada langkah konkret dari wilayah Bojongloa Kaler, mulai dari edukasi, patroli digital, hingga pendampingan bagi warga yang terdampak.(Bambang/Berita Inspira)**
