BANDUNG INSPIRA – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membeberkan persiapan teknis pelaksanaan Festival Asia Afrika 2025. Salah satunya penyediaan kantong parkir dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi acara.
“Nah, kantong parkir akan disiapkan mulai dari Jalan Naripan sampai ke Cikapundung. Itu semua akan dijadikan sebagai kantong parkir. Titik start dan titik finish-nya,” kata Farhan.
Farhan menyebut akan ada rekayasa jalan selama festival berlangsung. Saat ini Dinas Perhubungan bersama Polrestabes Bandung sedang melakukan analisis dampak lalu lintas.
“Rekayasa jalan. Sekarang sedang dilakukan berbagai macam analisis dampak lalu lintasnya oleh Dishub dan juga Polrestabes,” ujarnya.
Wali Kota juga menegaskan tidak akan ada toleransi bagi parkir liar selama festival.
“Pokoknya begitu kita menemukan ada yang parkir liar, kita akan sikat. Tidak boleh ada parkir liar, tidak boleh ada getok parkir,” tegasnya.
Untuk anggaran kegiatan, Farhan menyebut sudah dialokasikan di APBD 2026.
“Ada. Ini sudah dimasukkan ke dalam anggaran tahun 2026, dan insya Allah anggaran ini sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Meski begitu, ia belum merinci nominalnya. Farhan memastikan konsep festival tahun ini akan lebih sederhana.
“Alah, saya kurang tahu, karena lintas dinas sih. Tapi yang pasti akan terasa sedikit lebih sederhana karena efisiensi, saudara-saudara. Terutama para pengisi acaranya, tidak ada yang gede-gede banget. Anak-anak Bandung saja lah, seperti biasa,” pungkasnya.(Bambang/Berita Inspira)**
Foto: Istimewa
