BANDUNG INSPIRA – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan persiapan Festival Asia Afrika 2025 sudah memasuki tahap detail. Festival ini akan digelar pada 10-12 Juli 2025 di kawasan Braga dan Jalan Asia Afrika.
“Persiapan Festival Asia Afrika ini memang sudah sampai ke tahap detail. Ada beberapa rangkaian,” kata Farhan.
Rangkaian pertama akan dimulai pada Jumat. Pemkot Bandung akan menggelar lanjutan simposium terkait upaya pendaftaran kawasan Jalan Asia Afrika sebagai warisan dunia UNESCO.
“Prosesnya berjalan terus. Kita sekarang sedang menyiapkan berbagai macam dokumen pendaftaran untuk dibawa ke Kementerian Kebudayaan nanti di bulan September. Kementerian Kebudayaan akan mendaftarkannya ke UNESCO. Memang prosesnya tidak bisa sebentar,” ujarnya.
Masih di hari Jumat malam, akan digelar makan malam penyambutan dengan konsep “diplomasi kopi”. Sebanyak 25 duta besar negara-negara Asia Afrika diundang untuk ngopi bareng di Bandung.
“Kita akan memperkenalkan diplomasi kopi. Jadi kita akan ngopi bareng dengan 25 duta besar negara-negara Asia Afrika yang kita undang ke sini,” kata Farhan.
Kopi yang disajikan berasal dari para pelaku kopi se-Bandung Raya. “Pokoknya kopi se-Bandung Raya, tidak hanya Kota Bandung. Yang pasti andalan kita mah Aroma lah. Aroma sudah pasti,” ucapnya.
Pada Sabtu, rangkaian dilanjutkan dengan “history walk” dari Hotel Homann menuju halaman Gedung Merdeka. Sebelum pawai dimulai, narasi akan disampaikan oleh Kang Farhan Helmi, aktivis advokasi disabilitas dan lansia.
“Kita akan membawa semangat inklusivitas di Asia Afrika,” kata Farhan.
Pawai tersebut akan diikuti 30 peserta dan ditargetkan selesai dalam 2 jam. “Karena yang paling penting mah festivalnya yang di Jalan Braga Pendek. Mulai jam 08.00,” ujarnya.
Festival akan berlangsung hingga 12 Juli. Sepanjang acara akan ada pertunjukan, bazar, dan seminar.
Khusus hari Minggu akan ada presentasi dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia.
Untuk pertunjukan budaya, Farhan menyebut ada 2 delegasi luar negeri yang tampil. “Ada dua yang akan tampil nanti. Satu dari Petaling Jaya, satu lagi dari, ah, saya lupa tadi negara apa. Yang pasti dari Malaysia akan menampilkan karya budaya mereka, plus akan melakukan kerja sama dengan Kota Bandung,” katanya. (Bambang/Berita Inspira)**
