BERITA INSPIRAHEADLINE NEWSNASIONAL

Polisi Nyatakan DPO Kasus Vina Cirebon Hanya Pegi alias Perong

BANDUNG INSPIRA — Polisi menegaskan bawa tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian orang (DPO) hanya Pegi Setiawan alias Perong yang kini telah berhasil diringkus. Sementara dua nama lainnya, yaitu Dani dan Andi, hanya asal sebut dari para pelaku pembunuhan Vina dan Rizky alias Eky.

Direktur Ditreskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Surawan mengatakan, para pelaku memberikan keterangan yang berbeda-beda terhadap penyidik. Oleh karenanya, polisi memastikan bahwa Pegi alias Perong merupakan pelaku terakhir yang masuk dalam DPO.

“Jadi perlu saya tegaskan di sini bahwa tersangka semua bukan 11 tapi 9, setelah kami melakukan penyidikan lebih mendalam ternyata dua nama yang disebutkan selama ini itu hanya asal sebut, tidak ada tersangka lain,” ucap Surawan di Markas Polda Jawa Barat, Minggu (26/5/2025).

Pada saat dilakukan pemeriksaan ulang terhadap para pelaku, kata dia, keterangan yang diterima penyidik berbeda-beda. Oleh karenanya, pihaknya melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari para saksi.

“Jadi ketakutan dari mereka saja tidak berani menerangkan PS ini orangnya, hanya mempersulit kita untuk melakukan pelacakan. Bahwa lima keterangan berbeda dari tersangka, itu ada yang menerangkan tiga, adalagi yang menerangkan tiga dengan nama berbeda, ada yang menerangkan lima, ada yang menerangkan satu,” kata dia.

Di samping itu, dia mengatakan, Pegi alias Perong dipastikan merupakan otak dari peristiwa pembunuhan Vina dan Rizky alias Eky di Cirebon 2016 lalu. Pengejaran dan penganiayaan terhadap kedua korban oleh para tersangka merupakan perintah dari Pegi alias Perong.

“Ketika mereka kumpul sesama geng motor mereka di Moonraker, ada geng XTC yang lewat di jalan itu mereka lempari dengan batu, itu yang terjadi. Nah pada saat kejadian PS mengajak yang lain untuk mengejar korban yang dia sampaikan ‘saya ada masalah dengan itu, kejar’. Kemudian mereka mengejar kedua korban,” kata dia.

Bahkan, lanjut Surawan, Pegi merupakan orang pertama yang melakukan persetubuhan terhadap Vina. Kemudian pelaku lainnya mengikuti Pegi untuk melakukan hal yang sama terhadap korban.

“Jadi menurut keterangan salah satu pelaku juga, bahwa yang melakukan persetubuhan terhadap Vina yang masih di bawah umur pada saat itu, dalam kondisi pingsan yang melakukan persetubuhan pertama adalah PS. Kemudian diikuti oleh tersangka lainnya kecuali yang di bawah umur tidak ikut melakukan persetubuhan,” kata dia. (AP)

About Us

Inspira Media adalah Media Holding yang bergerak di bidang content creator, content management, serta distribusi informasi dan hiburan melalui berbagai platform.