BANDUNG INSPIRA– Pemerintah Kota Bandung akhirnya menutup lahan kosong milik swasta di Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap yang terbakar sejak semalam. Lahan itu diduga jadi tempat transit timbunan sampah ilegal.
Penutupan disampaikan langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat sidak ke lokasi, Selasa (15/9/2026). Ia didampingi Anggota DPRD Kota Bandung Dudi Himawan, Dandim, Damkar, BPBD, dan BNPB.
“Ini tu tanah kosong milik swasta yang diduga menjadi tempat penimbunan barangkal dan sampah ilegal. Semalam terjadi kebakaran diduga karena gas metan ” ujar Farhan.
Menurut Farhan, kebakaran sudah berlangsung hampir 12 jam dan menimbulkan asap tebal. Petugas di lapangan menyebut masih ada tiga titik api atau hotspot yang menyala di bawah timbunan.
Penyebab kebakaran belum pasti. Namun dugaan kuat karena tumpukan sampah yang sudah sangat banyak memicu gas metan.
“Apinya memang nggak besar banget, tapi membakar terus di bawah dan asapnya makin besar,” kata Farhan.
Farhan mencurigai sampah di lokasi bukan hanya puing bangunan, melainkan sudah bercampur sampah rumah tangga. Ia menduga ada aktivitas pembuangan dari luar wilayah Ciumbuleuit.
“Saya curiganya ada transit sampah ilegal dari luar. Kelihatannya bukan puing saja, sudah bercampur sampah biasa,” tegasnya.
Sebagai langkah tegas, Pemkot akan menutup dan mensterilkan lokasi. TNI akan diterjunkan untuk menjaga agar tidak ada lagi pembuangan.
“Nanti kita sterilisasi supaya tidak ada pembuangan lagi. Kita tutup,” kata Dandim di lokasi.
Untuk proses hukum, Dinas Lingkungan Hidup diperintahkan mengumpulkan semua data. Selanjutnya akan dilaporkan ke Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup.
“Pasti akan kita mintai pertanggungjawaban. DLH akan kumpulkan data dibantu semua dinas, lalu kita laporkan ke Gakkum KLH untuk penyelidikan awal pidana lingkungan,” ujar Farhan.
Pemilik lahan swasta sendiri saat ini masih ditelusuri identitasnya. Pemadaman sendiri ditargetkan selesai 3 hari dengan metode baru, lebih cepat dari kejadian sebelumnya yang butuh 2 bulan.(Bambang/Berita Inspira)
