BANDUNG INSPIRA- Jika satu dekade lalu Kota Bandung dikenal lewat fashion dan kuliner, kini wajah ekonomi kreatifnya sudah berubah. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut kreativitas warga kini merambah hingga modifikasi otomotif dan komunitas.
Hal itu disampaikan Farhan saat meresmikan Bandung Great Sale 2026 di Laswi Heritage, Jumat (21/8/2026).
“Sekarang kita masih bisa membuat event yang bahkan lebih dahsyat lagi. Kreativitasnya juga sudah macam-macam. Tidak hanya fashion dan kuliner, tetapi sudah mulai masuk ke modifikasi otomotif dan komunitas. Ini keren,” ujarnya.
Menurut Farhan, perubahan itu baru terasa ketika dibandingkan dengan 10 tahun ke belakang. Laswi Heritage disebutnya sebagai lokasi yang tepat untuk menggambarkan evolusi tersebut.
“Ini merupakan properti yang sangat bersejarah, karena memiliki banyak gedung heritage dan area-area bersejarah yang kemudian digabungkan dengan bentuk kreativitas yang luar biasa,” kata Farhan.
Kawasan milik PT KAI ini ternyata sudah lama menjadi rumah kegiatan kreatif. Pada 2017, Laswi pernah dipakai untuk BCF dan Bekraf Festival.
“Saya ingat, pertama kali kita membuat event di sini bersama-sama BCF dan Bekraf Festival pada 2017. Alhamdulillah, menjelang 10 tahun kemudian, tempat ini menjadi sebuah venue yang semakin lama semakin happening dan semakin bagus,” jelasnya.
Farhan menilai perpaduan bangunan bersejarah dengan kreativitas baru adalah karakteristik Bandung.
“Ini menjadi karakteristik Kota Bandung, bagaimana peninggalan masa lalu bisa berkolaborasi dengan kreativitas masa kini. Ini keren pisan,” tuturnya.
Ia berharap Laswi terus dikembangkan sebagai ruang kreatif. “Sebagai salah satu tempat untuk menampilkan kreativitas Kota Bandung, tempat ini sudah sangat pas. Tinggal nanti kita harus berpikir sampai tahun-tahun ke depan, kita mau menampilkan apa,” tandasnya. (Bambang/Berita Inspira)
