BERITA INSPIRAHEADLINE NEWSNASIONAL

Berduka Cita: Meninggalnya Buya Syakur, Ulama NU yang Penuh Dedikasi

BANDUNG INSPIRA – Umat Islam khususnya di Indonesia berduka atas meninggalnya salah satu ulama terkemuka Nahdlatul Ulama (NU), Buya Syakur. Buya Syakur wafat di usia 75 tahun pada hari ini, Kamis, 17 Januari 2024, di Rumah Sakit Mitra Plumbon. Cirebon, Jawa Barat.

Dilansir Kompas.com kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh mantan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, melalui akun instagram pribadinya. Cellica Nurrachadiana menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam dan mengungkapkan penghormatannya atas perjalanan hidup dan dedikasi Buya Syakur dalam mengabdikan diri untuk agama dan masyarakat.

Innalillahiwainnailaihirojiun, Allahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fuanhu. Telah berpulang Orang Tua/Guru kami, Buya Syakur Yasin, Rabu 17 Januari 2024 di RS Mitra Plumbon Cirebon,” tulis Cellica.

Buya Syakur lahir pada tanggal 2 Mei 1949 di Cirebon, Jawa Barat. Ia dikenal sebagai seorang ulama dan cendekiawan Muslim yang memiliki peran signifikan dalam pengembangan keilmuan Islam di Indonesia.

Menempuh pendidikan tinggi di bidang keislaman dan pernah menyelesaikan beberapa karya ilmiah yang diakui di dunia keagamaan. Ia dikenal sebagai seorang pemikir Islam yang kreatif dan memiliki kontribusi besar dalam penulisan buku-buku keislaman.

Sebagai tokoh NU, Buya Syakur juga terlibat aktif dalam kegiatan kebangsaan. Ia menjadi salah satu pemikir yang berperan dalam merumuskan sikap keagamaan dan kebangsaan, serta berkontribusi dalam upaya memajukan masyarakat melalui pendekatan keilmuan.

Buya Syakur dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup umat.

Selama perjalanan hidupnya, Buya Syakur menerima berbagai penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.

Wafatnya Buya Syakur meninggalkan kekosongan di kalangan ulama NU dan masyarakat Indonesia. Ucapan belasungkawa dan doa pun mengalir deras dari berbagai pihak yang mengenal dan menghormati sosok Buya Syakur. Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya dan memberikan tempat yang layak di sisi-Nya. Selamat jalan, Buya Syakur, ulama yang penuh dedikasi dan cinta pada umat.(aufa)**

About Us

Inspira Media adalah Media Holding yang bergerak di bidang content creator, content management, serta distribusi informasi dan hiburan melalui berbagai platform.