• BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
LIVE TV
LIVE TV
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
BERITA INSPIRA, HEADLINE NEWS, NASIONAL, Pendidikan

SMKN 1 Pacet Berhasil Menghadirkan Inovasi dibidang Ketahanan Pangan

Tri Widiyantie 08 November 2022 0 Comments

CIANJUR INSPIRA – Tidak hanya sukses mengembangkan dan memasarkan komoditas pertanian, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pacet, Kabupaten Cianjur yang berada dalam lingkup Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah VI Jawa Barat ini pun, berhasil menghadirkan ragam inovasi produk olahan.

Dengan menyandang status sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), SMKN 1 Pacet pun berhasil menjadi role model konsep ketahanan pangan yang dikembangkan dunia pendidikan.

Terlebih, ancaman krisis global yang disebut-sebut akan berdampak pada krisis pangan saat ini menjadi isu masyarakat di hampir seluruh belahan dunia menyusul hadirnya tiga fenomena C yakni Climate Change atau perubahan iklim, Covid-19 dan Conflict atau konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Oleh sebab itu, langkah SMKN 1 Pacet, Kabupaten Cianjur untuk mengembangkan potensi pertanian dan makanan olahan serta pemasaran tanaman holtikultura memberikan angin segar bagaimana konsep ketahanan pangan dapat dilakukan di setiap lini termasuk satuan pendidikan.

Kepala Sekolah SMKN 1 Pacet, Ida Yuniati Surtika mengungkapkan, sejak menyandang status sebagai BLUD, pihaknya terus berinovasi untuk mengembangkan sektor pertanian.

Disampaikannya, dengan basic konsentrasi keahlian di bidang pertanian, dalam perjalanannya, saat ini ada berbagai tanaman holtikultura yang dikembangkan SMKN di Jalan Hanjawar Pacet No.25 Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur ini. Termasuk juga berbagai produk olahan dari hasil pertanian tersebut.

Ida Yuniati juga memaparkan, selain sebagai rintisan dunia usaha, salah satu target dari pengembangan sektor pertanian di SMKN 1 Pacet, tak lain bagaimana kemudian menyebarkan ketertarikan kalangan muda dalam hal ini para siswa terhadap sektor pertanian.

Pasalnya menurut Ida, disamping menjadi bagian dari program pemerintah dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, sektor pertanian juga relatif tidak terpengaruh dengan berbagai situasi saat ini seperti pandemi Covid-19.

“Generasi muda ini harus tertarik dengan pertanian, karena pertanian ini selain program pemerintah sebagai ketahanan pangan dan juga tidak terpengaruh oleh situasi apapun. Yang namanya ketahanan pangan itu tidak terdampak (pandemi Covid-19), walaupun secara harga ada beberapa yang fluktuatif,” papar Yuniati Surtika.

Dikatakan Ida, SMKN 1 Pacet merupakan satu dari 35 SMK di Jabar yang menyandang status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Melalui status BLUD, hingga saat ini SMKN 1 Pacet telah mengembangkan dan memasarkan berbagai komoditas pertanian termasuk produk olahannya. Bahkan menurut Ida, SMKN 1 Pacet kini telah memiliki produk unggulan salah satunya yaitu komoditas paprika.

“Jadi kita kembangkan Paprika ini karena cocok daerahnya. Tapi ada juga beberapa jenis komoditas lain selain paprika,” katanya.

Menurut Ida, secara geografis letak SMKN 1 Pacet sangat diuntungkan. Baik itu dari kontur maupun ketinggian tanah yang mendukung untuk menghasilkan produk pertanian berkualitas.

Ida menambahkan, pemilihan paprika juga bukan tanpa alasan. Karena sepengetahuannya, paprika juga merupakan salah salah komoditas pertanian yang kerap dibutuhkan oleh hotel, restoran, super market hingga pasar tradisional yang notabene penunjang keberlangsungan lokasi wisata.

“Karena kita ada di wilayah pariwisata dan pertanian, oleh karena itu kita kembangkan potensi yang ada di Kabupaten Cianjur, khusus ini di Desa Cibodas, Kecamatan Pacet,” katanya.

Kendati demikian, Ida mengaku, bahwa Paprika bukan satu satunya hasil pertanian yang menjadi produk BLUD dari siswa di SMKN 1 Pacet. Pihaknya juga melakukan inovasi dengan menciptakan produk olahan seperti minuman tradisional “Bandrek Jempol”, jamu “Herb Way Empon-empon”, keripik jamur “Masaru” dan keripik paru nabati “Savana”.

Termasuk mengembangkan dan memasarkan tanaman hias jenis aglaonema, kuping gajah, alokasia dan katsuba.

Ida melanjutkan, meskipun basic dari SMKN 1 Pacet adalah pertanian, namun terdapat beberapa konsentrasi keahlian lainnya, seperti perhotelan, tata boga dan teknik komputer jaringan (TKJ). Dari semua konsentrasi keahlian tersebut dikemas menjadi sebuah Agro Eko Eduwisata (Agro Kalter).

Tak ayal, dengan status BLUD yang disandang SMKN 1 Pacet saat ini pun tengah mengelola hotel yang terdapat di lingkungan sekolah.

“Ketika pertanian ini menjadi icon maka konsentrasi keahlian yang lain itu menjadi kolaborasi, pendukung untuk kegiatan. Jadi yang dieksposenya pertanian tapi (konsentrasi keahlian) yang lainnya ikut mendukung untuk mengembangkan di pertanian,” paparnya.

Disinggung terkait dukungan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat melalui Cadisdik Wilayah VI Jabar, Ida mengaku, sangat bersyukur karena dukungan dari Dinas Pendidikan Jabar maupun Cadisdik Wilayah VI sejauh ini sangat luar biasa besar dalam mendorong pengembangan BLUD di SMKN 1 Pacet.

“Misalnya saja dengan mengumpulkan kepala sekolah untuk melaksanakan sosialisasi BLUD tahap II. Jadi sangat suport beliau untuk pengembangan ke depan SMK terutama yang dipersiapkan untuk BLUD tahap dua,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Dedi Supandi mengatakan, omset produk yang berkaitannya dengan pertanian, agriculture maupun peternakan pada SMK BLUD se-Jabar dapat menjadi fleksibilitas pengelolaan keuangan dalam rangka pengembangan sekolah itu sendiri. Terlebih ketahanan pangan menjadi salah satu sektor yang tangguh di masa Pandemi Covid-19.

Namun dengan hadirnya BLUD yang berkaitan dengan pertanian maupun peternakan, tidak hanya diharapkan bisa turut menjadi penggerak untuk meningkatkan ekonomi.

“Harus juga menjadi pola peningkatan kemampuan siswa yang menjadikan siswa ini menjadi wirausahawan wirausahawan muda yang mandiri,” ujar Dedi Supandi.

Dedi Supandi tak menampik, memang ada sejumlah tantangan yang dihadapi. Karena itu, dia mendorong agar terciptanya inovasi produk dan strategi penjualan yang tepat sasaran. Termasuk menjaga kepercayaan pengguna jasa, pembeli produk maupun mitra industri dengan terus meningkatkan kualitas produk maupun jasa.

Terkait, proses pembelajaran juga pihaknya mengupayakan agar disesuaikan dengan kondisi terkini yang ada di masyarakat, yaitu melalui pemutakhiran sarana dan prasarana.

“Jadi jangan sampai anak-anak SMK ini melakukan pembelajaran dengan sarana dan prasarana yang terdahulu, sementara kondisi yang di luar (sekolah) sudah berubah. Itu yang harus di-update,” katanya.

Dengan status SMKN BLUD, ditargetkan ke depan dapat menciptakan kemandirian bagi siswa.

“Jadi tidak lagi lulusan SMK ini hanya kerja di pabrik, tapi bagaimana mereka ini membuka peluang peluang kerja yang sesuai dengan pasar dan industri. Sehingga lulusan SMK BLUD mampu mencetak menjadi konsep wirausaha,” tandasnya. (TRIW)

Previous Post
PLT. Kaper Tasikmalaya Koordinasi Dengan Unit Gakkum Polres Garut
Next Post
Jasa Raharja dan Amazon Jalin Kerja Sama Pengembangan Culture Innovation

Berita Lainnya

Sambut Bulan Suci, Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan ‘Ramadan Night of Persia’
BERITA INSPIRA

Sambut Bulan Suci, Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan ‘Ramadan Night of Persia’

19 February 2026
Kinerja Semakin Solid, Pegadaian Catatkan Laba Bersih 8,34 T di Tahun 2025
BERITA INSPIRA

Kinerja Semakin Solid, Pegadaian Catatkan Laba Bersih 8,34 T di Tahun 2025

19 February 2026
Grand Mercure Kuala Lumpur Bukit Bintang Resmi Dibuka, Tawarkan Pengalaman Menginap Penuh Makna
BERITA INSPIRA

Grand Mercure Kuala Lumpur Bukit Bintang Resmi Dibuka, Tawarkan Pengalaman Menginap Penuh Makna

19 February 2026
Sejumlah Pejabat Melayat, Ibunda Wali Kota Bandung Dimakamkan di TPU Kompleks Pertanian Loji
BERITA INSPIRA

Sejumlah Pejabat Melayat, Ibunda Wali Kota Bandung Dimakamkan di TPU Kompleks Pertanian Loji

19 February 2026

Leave A Comment Cancel

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Rubrik

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle
logo inspira putih-01

Inspira Insight & Creative Hub adalah perusahaan riset, konten digital, dan produksi program TV yang menyatukan data, kreativitas, dan media untuk menghasilkan tayangan yang relevan dan berdampak.

Rubrik Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle

Support

  • Tentang Inspira
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Business Inquiries
  • Download Compro Inspira
  • Download Rate Card

Kontak

Ruby Commercial No.68-70 Summarecon, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295


Tlp/Wa :

0813 2031 5955

0821 1827 7124

Facebook Youtube Instagram Tiktok

Copyright 2025 – INSPIRA INSIGHT & CREATIVE HUB

Welcome Back!
Create Free Account

It's free. No subscription required

or
Lost your password?
By registering, you agree to Streamvid's Terms of Use and Privacy Policy

WhatsApp us