• BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
LIVE TV
LIVE TV
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
sisi menarik panahan jemparingan yang mulai diminati kawula muda
BERITA INSPIRA, SPORT

Ungkap Sisi Menarik Panahan Jemparingan Yang Mulai Diminati Kawula Muda

InspiraTV 19 January 2023 0 Comments

SPORT,INSPIRA – Jemparingan adalah olahraga panahan yang berasal dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat atau disebut juga sebagai Jemparingan gaya Mataram Ngayogyakarta.

Awalnya, olahraga ini hanya dimainkan oleh kalangan keluarga Kerajaan Mataram hingga perlahan mulai dijadikan perlombaan  di kalangan prajurit kerajaan. Tepatnya saat raja pertama Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono I (1755-1792) yang mendorog para pengikutnya agar mulai belajar memanah untuk membangun watak ksatria.

Watak ksatria sendiri memiliki empat nilai diantaranya sawiji, greget, sengguh serta ora mingkuh. Sawiji bermakna konsentrasi, greget artinya semangat, sengguh bermakna rasa percaya diri dan ora migkuh yang berarti memiliki rasa tanggung jawab.

Sri Sultan Hamengku Buwono I memerintahkan agar empat nilai tersebut dapat dijadikan pedoman rakyat Yogyakarta.

Seiring dengan perkembangan zaman,  panahan Jemparingan  semakin digemari dan mulai menyebar di kalangan rakyat biasa.

Keunikan Panahan Jemparingan

 

tempo.co

Olahraga ini memiliki keunikan tersendiri jika dibandingan dengan panahan lain yang dilakukan dalam posisi berdiri, sedangkan Jemparingan dilakukan dalam posisi duduk bersila. Selain itu, pemanah dalam olahraga ini tidak membidik menggunakan mata, melainkan dengan memposisikan busur di depan perut sehingga hasil bidikan didasarkan pada perasaan pemanahnya.

Gaya panahan ini sejalan dengan filosofi Jemparingan yakni pamerthanging gandewa pamanthenig cipta yang bermakna membentangnya busur sejalan dengan konsentrasi yang ditujukan pada sasaran yang akan  dibidik.

Jika dikaitkan dalam kehidupan manusia sehari-hari maka berarti bahwa insan manusia yang mempunyai cita-cita  hendaknya dapat lebih berkonsentrasi dalam pencapaian cita-cita tersebut.

Baca juga: https://inspira.tv/olahraga-renang-yang-jarang-diketahui-bisa-menurunkan-berat-badan/

Jemparingan juga memiliki nama khusus untuk perlengkapan panahan yang menyertainya diantaranya:

  • Jemparingan yang berarti anak panah yang terdiri dari deder (batang anak panah), bedor (mata panah, wulu (bulu)pangkal panah.
  • Gandewa yang berarti busur yang terdiri atas cengkolak (pengangan busur) ,lar (bilah yang terdapat pada kiri dan kanan pegangan busur dan kandheng (tali busur yang ujungnya dikaitkan pada ujung lar).
  • Wong-wongan atau bandulan yang memiliki panjang 30 cm dan diameter 3 cm.
  • Molo yang berarti kepala sekitar 5 cm bagian atas silinder yang diberi warna merah.
  • Awak merupakan bagian tubuh bawah yang diberi warna putih.
  • Jangga merupakan leher atau pertemuan antara molo dengan bagian awak yang diberi warna kuning dengan ketebalan 1 cm.  Sedangkan di bagian atasnya digantung lonceng yang nantinya akan mengeluarkan bunyi apabila Jemparingan mengenai bandulan.

Perlengkapan ini, biasanya dibuat khusus oleh pengrajin yang disesuaikan dengan postur tubuh pemanah sehingga nantinya para pemanah dapat merasa nyaman dan melakukan permainan dengan optimal.

Diminati kawula muda

Olahrga ini sempat terancam punah karena  minim peminat, terlebih saat meninggalnya Paku Alam VIII yang merupakan tokoh pendukung panahan Jemparingan.

Namun, seiring berjalannya waktu panahan tradisional ini mulai diminati oleh kawula muda, khususnya generasi muda Yogyakarta.

Baca Juga: 3 REKOMENDASI OLAHRAGA YANG AMAN DILAKUKAN ANAK-ANAK

Ketika memainkan Jemparingan, biasaya para pemanah akan mengenakan busana tradisional khas Jawa seperti kebaya mapun batik untuk wanita. Sedangkan kaum pria biasanya menggunakan surjan, kain batik beserta blangkon.

Saat permainan dimulai maka para pemanah Jemparingan akan merentangkan busur mereka untuk menempa hati dengan memusatkan pikiran dan focus konsentrasinya agar tujuannya dapat tercapai.

– PNA

Sumber: Kompas.com

Tagskasulatanan yogyakartaolahraga jemparingan
Previous Post
Simak! Ini Dia 4 Manfaat Garam Untuk Kecantikan Kulit Wajah
Next Post
Kamu Harus Tahu! Tips Mengatasi Kelelahan Meski Tidur 8 jam

Berita Lainnya

Banyak Ditemukan Kotoran Manusia dan Bau Pesing! Farhan Akan Beutifikasi 17 Ruas Jalan di Kota Bandung
BERITA INSPIRA

Banyak Ditemukan Kotoran Manusia dan Bau Pesing! Farhan Akan Beutifikasi 17 Ruas Jalan di Kota Bandung

12 January 2026
Hakim PN Bandung Tolak Gugatan Praperadilan Erwin: Penetapan Tersangka Memenuhi Dua Alat Bukti
ARTIKEL LAINNYA

Hakim PN Bandung Tolak Gugatan Praperadilan Erwin: Penetapan Tersangka Memenuhi Dua Alat Bukti

12 January 2026
Kota Bandung Masuk 3 Besar Destinasi Wisata Paling Berkembang di Asia
BERITA INSPIRA

Kota Bandung Masuk 3 Besar Destinasi Wisata Paling Berkembang di Asia

12 January 2026
Resmi Dibuka! Pendaftaran Calon Anggota KPI 2026-2029, Peminat Bisa Mendaftar Secara Daring
BERITA INSPIRA

Resmi Dibuka! Pendaftaran Calon Anggota KPI 2026-2029, Peminat Bisa Mendaftar Secara Daring

12 January 2026

Leave A Comment Cancel

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Rubrik

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle
logo inspira putih-01

Inspira Insight & Creative Hub adalah perusahaan riset, konten digital, dan produksi program TV yang menyatukan data, kreativitas, dan media untuk menghasilkan tayangan yang relevan dan berdampak.

Rubrik Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle

Support

  • Tentang Inspira
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Business Inquiries
  • Download Compro Inspira
  • Download Rate Card

Kontak

Ruby Commercial No.68-70 Summarecon, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295


Tlp/Wa :

0813 2031 5955

0821 1827 7124

Facebook Youtube Instagram Tiktok

Copyright 2025 – INSPIRA INSIGHT & CREATIVE HUB

Welcome Back!
Create Free Account

It's free. No subscription required

or
Lost your password?
By registering, you agree to Streamvid's Terms of Use and Privacy Policy

WhatsApp us