Rivan A. Purwantono: Pembina Samsat Nasional Berkomitmen Revitalisasi Pelayanan Samsat

BALI INSPIRA – Tim Pembina Samsat Nasional secara rutin menggelar Rapat Koordinasi,

bersama jajaran Korlantas Polri, PT Jasa Raharja, dan Kementerian Dalam Negeri

dalam hal ini Ditjen Keuangan Daerah. Agenda tahunan ini, penting untuk dilaksanakan

guna menyamakan persepsi lintas instansi yang tergabung dalam pengelolaan Sistem

Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

Setiap tahunnya, agenda tersebut membahas strategi dan kebijakan terkait

kesamsatan, guna meningkatkan pelayanan dan kepatuhan masyarakat dalam

melakukan registrasi ulang kendaraan bermotor.

Tahun ini, Rapat Koordinasi Pembina Samsat Tingkat Nasional, kembali digelar, di Hotel

Discovery Bali, Rabu (24/8). Acara tersebut, mengusung tema “Revitalisasi Pelayanan

Samsat Guna Mewujudkan Pelayanan Publik yang Presisi dalam Rangka Mendukung

Pemulihan Ekonomi Nasional”.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono,

mengatakan, perkembangan zaman yang penuh dengan ketidakpastian, selalu menguji

kemampuan kita untuk beradaptasi dan agile. Tuntutan untuk survive dan terus tumbuh

secara berkelanjutan, menjadi tantangan tersendiri dalam melayani masyarakat.

“Sebagai pelayan publik, sudah tugas kita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan

kepada masyarakat sebagai bentuk kehadiran Negara dalam mewujudkan

kesejahteraan bangsa,” ujar Rivan, dalam agenda yang dibuka oleh Kepala Korps Lalu

Lintas Polri, Irjen. Firman Shantyabudi, itu.

Menurut Rivan, kehadiran Sekretariat Bersama Pembina Samsat Tingkat Nasional,

adalah salah satu bentuk adaptasi, guna mengantisipasi tantangan ke depan yang lebih
berat. Wadah tersebut, lanjut Rivan, tak hanya mempererat hubungan lintas instansi

dalam kesamsatan, namun juga memudahkan koordinasi pembina samsat dalam

mengambil keputusan-keputusan strategis terkait pelayanan publik. “Tentunya kita tidak

bisa berdiri sendiri. Kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi antar instansi yang

tergabung dalam Kantor Bersama Samsat harus terus dilakukan,” kata Rivan.

Rivan menilai, Rakornas Pembina Samsat Nasional, menjadi momentum yang baik

untuk dapat menyamakan pandangan dan persepsi guna meningkatkan kualitas

pelayanan masyarakat. Salah satu yang harus mendapat atensi serius, lanjutnya, yakni

terkait masih adanya perbedaan data kendaraan bermotor yang dimiliki oleh masing￾masing instansi pembina samsat.

Data potensi kendaraan selama tahun 2016-2021, misalnya, tercatat dalam data Polri

sebanyak 143 juta potensi kendaraan, sedangkan pada data Kementerian Dalam Negeri

sebanyak 122 juta dan data pada PT Jasa Raharja sebanyak 103 juta. Rivan

berpandangan, perbedaan yang cukup signifikan itu, akan menjadi penghambat. Maka

dari itu, PT Jasa Raharja mendukung adanya program sinkronisasi terkait registrasi dan

identifikasi kendaraan bermotor. “Hal tersebut tentunya memberikan dampak yang baik,

karena masing-masing tim pembina samsat, akan memiliki database yang lebih akurat

dan kredibel,” ujar Rivan.

Implementasi UU Nomor 22 Tahun 2009

Menurut Rivan, perbaikan data registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, dapat

terwujud, salah satunya dengan adanya kesadaran masyarakat untuk meregistrasi

ulang kendaraannya. Oleh karena itu, Rivan menilai, pelaksanaan UU Nomor 22 tahun

2009, merupakan jawaban untuk bagaimana bisa meningkatkan kepatuhan masyarakat

dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Saat ini, lanjut Rivan, rasio ketidakpatuhan masyarakat menurut data PT Jasa Raharja

adalah sebesar 39%. “Maka dari itu, penerapan UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu

Lintas dan Angkutan Jalan menjadi harapan besar bagi kita untuk dapat menekan angka

rasio ketidakpatuhan tersebut,” papar Rivan.

Rivan menyampaikan, Pembina Samsat telah memberikan kemudahan bagi

masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), dengan berbagai

inovasi. Salah satunya, melakukan pembayaran PKB melalui aplikasi Signal yang juga

telah terintegrasi dengan aplikasi JRku. “Hal ini tentu sudah dilakukan dengan edukasi

yang berkelanjutan kepada masyarakat,” imbuh Rivan.

Rivan berharap, Rakornas Pembina Samsat, dapat menghasilkan solusi melalui

kebijakan-kebijakan yang diambil. “Sehingga, tujuan bersama dapat dengan mudah kita

gapai dalam turut mendukung terwujudnya kehidupan masyarakat yang aman, tentram,

dan sejahtera,” pungkasnya.

Rakornas Tim Pembina Samsat juga turut dihadiri, antara lain Dirjen Bina Keuangan

Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur Jawa Barat

Ridwan Kamil, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Direktur Registrasi

dan Identifikasi Korlantas Polri, Brigjen. Pol. Yusri Yunus, Dirgakkum Korlantas Polri

Brigjen Pol. Aan Suhanan, Direktur Operasional PT Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana,

Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Amos Sampetoding, Direktur

Hubungan Kelembagaan Munadi Herlambang, Kepala Badan Pendapatan Daerah

Seluruh Indonesia, Direktur Lalu Lintas Polda seluruh Indonesia, Kepala Cabang PT

Jasa Raharja seluruh Indonesia dan Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja. (EN)

Leave a Reply

Your email address will not be published.