Puluhan Ribu Liter Minyak Goreng Curah Disebar di 30 Kecamatan Kota Bandung 

BANDUNG INSPIRA – Sebanyak 25.200 liter minyak goreng curah disebar ke-30 Kecamatan di Kota Bandung dengan harga Rp14,000/liter. Program penyebaran minyak goreng curah tersebut merupakan kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Babinsa Kodim 0618. 

“Alhamdulillah, hari ini kita mendapat bantuan sekitar 2.200 dus atau sekitar 25.200 liter minyak goreng yang akan didistribusikan ke kecamatan dengan harga Rp 14 ribu per liter,” ungkap Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Markas Kodim 0618, Jalan Bangka,  Rabu (19/7/2022). 

Yana menjelaskan,  mereka yang menjadi  sasaran penyaluran minyak goreng curah tersebut yakni masyarakat umum termasuk pedagang. Bahkan mereka dapat membeli minyak goreng dengan maksimal pembelian 10 liter tanpa syarat. 

“Jadi, setiap warga boleh membeli sebanyak 10 liter. Program merupakan kolaborasi kita dengan TNI dan Babinsa.

“Ujarnya.  

Yana berharap, penyaluran minyak goreng curah tersebut dapat menekan harga dan menambah pasokan minyak goreng.  Untuk itu, Yana menegaskan, pendistribusian minyak goreng curah dilakukan secara transparan dan merata sesuai harga HET. 

“Tadi teman kewilayahan termasuk juga Babinsa melakukan pendampingan. Jadi kita enggak perlu ada panic buying karena kita menjamin stok dan harga minyak goreng ini di HET,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 0618/BS Bandung Letkol Inf Donny Ismauli Bainuri mengatakan, anggota yang terlibat dalam penyaluran minyak goreng curah kemasan berasal dari Kodim, Batalion Kavaleri dan Kompi Kavaleri. 

Total armada yang digunakan yaitu enam truk, tiga kendaraan terbuka dan 28 unit sepeda motor. Babinsa akan membantu droping minyak goreng ke kecamatan yang tidak terjangkau kendaraan roda empat. 

“Kita hanya mengantar distribusi. Nanti diatur para camat barangkali sambil didampingi. Ke depan, kita akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung,” tandas Donny Ismauli Bainuri. (TRIW)

Leave a Reply

Your email address will not be published.