Presiden, Wapres, hingga Kapolri Kirim Karangan Bunga ke Gedung Pakuan

Presiden, Wapres, hingga Kapolri Kirim Karangan Bunga ke Gedung Pakuan

BANDUNG INSPIRA – Karangan bunga ucapan bela sungkawa atas meninggalnya anak pertama Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (3/6/2022) akibat tenggelam saat berenang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, masih terus berdatangan.

Ribuan karangan bunga duka cita pun mengelilingi kawasan Gedung Pakuan. Pada Minggu (5/6/2022) nampak karangan bunga dari Presiden Jokowi menyampaikan rasa duka atas meninggalnya putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Turut berduka yang sangat dalam atas kepergian Ananda Emmeril Kahn Mumtadz, Presiden Jokowi Widodo & Keluarga,” pesan yang tertulis dari Jokowi.

Karangan bunga dari Presiden Jokowi pun disandingkan dengan Karangan bunga dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin serta dari Kapolri, Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si beserta ibu. Tiga karangan bunga tersebut ditempatkan tepat didepan pintu masuk Gedung Pakuan.

Sejumlah tokoh penting Jawa Barat pun turut mengucapkan bela sungkawa yang diantarkan melalui karangan bunga. Mulai dari Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna.

Selain itu ada juga kepala daerah lainnya dilingkungan Provonsi Jawa Barat serta pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung.

Ada juga, para menteri, pengusaha, pimpinan partai politik dan organisasi masyarakat (ormas), komunitas, dan individu terus membanjiri sekitar Gedung Pakuan dengan karangan bunga hingga hari ini.

Perlu diketahui, meski jasadnya belum ditemukan, Ridwan Kamil beserta keluarga sudah mengikhlaskan sepenuhnya dan menyatakan Eril sudah meninggal di Sungai Aare, Swiss.

Adapun Kang Emil sapaan akrabnya, sudah kembali ke Kota Bandung pada Jumat 3 Juni 2022 setelah hampir sepekan lebih berada di Swiss untuk mencari putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz yang tenggelam di Sungai Aare, Bern. (TRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.