PPID Sepakat Tidak Akan Dukung Siapapun Pada Pilpres 2024 

BANDUNG INSPIRA – Perangkat desa se-Indonesia yang tergabung dalam organisasi Persatuan Perangkat Daerah Indonesia (PPDI) sepakati tidak akan mendukung calon pada pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024 mendatang. 

Alasaannya, mereka akan lebih memfokuskan  untuk memajukan dan membangun desa di seluruh Indonesia. 

“Tidak akan mencalonkan atau mendukung, namunkami lebih fokus kepada pembangunan desa dan kesejahteraan perangkat desa,” papar  Ketua Umum PPDI, Moh Tahril disela-sela acara pelantikan dan doa bersama untuk almarhum Emmeril Khan Mumtadz putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Merdeka, Minggu (5/6/2022). 

Lebih jauh, Moh Tahril menegaskan, tidak akan mengarahkan organisasi untuk kepentingan politik. Namun pihaknya saat ini ingin memperjuangkan kesejahteraan perangkat desa bersinergi dengan kepala desa. 

“Kalau saya ada di mana-mana dan tidak kemana-mana, jadi bahasannya tidak ada menjual harga yang sekecil itu untuk kepentingan tahun politik. Jadi bahwa kami berada di mana-mana dan tidak ke mana-mana,”ucapnya.

Ia mengungkapkan, bersama seluruh pengurus PPDI se-Indonesia akan mengelola desa secara transparan. Selain itu pihaknya memiliki tanggung jawab untuk membangun desa. 

“Insya Allah PPDI bersama kepala desa ke depan bisa berkolaborasi sehingga kalau pemerintah desa bersatu desa akan maju dan Indonesia bermutu semoga PPDI akan jadi zero to hero,” tuturnya. 

Disampaikannya, saat ini yang tengah diperjuangkan perangkat desa yaitu dorongan agar pemerintah pusat meningkatkan kesejahteraan. Sehingga pihaknya bisa dengan optimal melayani masyarakat. 

“Yang jelas, kami meminta kepada pemerintah tingkatkan kesejahteraan perangkat desa karena dengan demikian kami ini akan melayani masyarakat akan lebih optimal,” ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Gerakan Nasional Indonesia Juara (GNIJ) Nunung Sanusi mengatakan, pihaknya terlibat bersama PPDI kaitan melaksanakan doa bersama untuk Emmeril Khan anak Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Aare Swiss. Selain itu pihaknya berkolaborasi untuk membangun desa. 

“Ya kita ikut mendampingi dalam momen ini sebagai kekuatan moril tadi juga mengelar doa bersama doa akbar untuk menguatkan kang Emil di dalam menghadapi musibah atas A Eril. Ada kesamaan visi juga di dalam mengusung Indonesia juara itu salah satunya, dan juga kebersamaan spirit desa,” kata Nunung. (TRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.