Peringatan 80 Tahun Bandung Lautan Api, Farhan Ajak Warga Bangkitkan Semangat Juang Atasi “Lautan Sampah”
BANDUNG INSPIRA– Pemerintah Kota Bandung menggelar upacara peringatan ke-80 peristiwa Bandung Lautan Api (BLA) di Plaza Balai Kota, Kamis (23/4/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh, termasuk dua mantan wali kota, tokoh masyarakat, hingga legion veteran.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan, peringatan tahun ini baru digelar April karena Maret lalu pemerintah dan warga masih fokus pada perayaan Idulfitri.
“Upacara peringatan Bandung Lautan Api ke-80 memang baru digelar bulan ini. Alhamdulillah, banyak tokoh hadir, termasuk dua mantan wali kota, para tokoh masyarakat, serta legion veteran. Ini menjadi momentum penting, terutama bagi generasi muda yang tampil luar biasa sebagai pasukan pengibar bendera,” ujar Farhan.
Farhan menegaskan, peringatan BLA bukan sekadar seremoni. Ia mengajak warga menghidupkan kembali semangat perjuangan 1946 untuk menghadapi tantangan kota hari ini, salah satunya krisis sampah.
“Di hari Bandung Lautan Api ini, saya mengajak warga Bandung untuk mengingat kembali semangat perjuangan 1946 sebagai modal menghadapi tantangan, termasuk persoalan sampah yang kini menjadi salah satu yang terberat,” katanya.
Ia mengungkapkan, saat ini masih ada sekitar 200 ton sampah per hari yang belum terangkut dan menumpuk di berbagai titik. Penumpukan bukan hanya soal pengangkutan, tapi juga dampak pembatasan distribusi sampah ke TPA. Pembatasan dilakukan sebagai persiapan menghadapi rencana penutupan TPA Sarimukti akhir tahun ini.
Sebagai langkah antisipatif, Pemkot Bandung mempercepat pengolahan sampah dari hulu. Pengolahan didorong mulai dari tingkat kewilayahan hingga kawasan komersial seperti pasar, hotel, dan pusat perbelanjaan.
Pemkot juga berencana membangun sedikitnya 24 titik fasilitas pengolahan sampah baru. Teknologinya beragam, mulai dari teknologi termal hingga pengolahan sampah organik. Langkah ini ditargetkan mampu menekan bahkan menghilangkan kelebihan timbulan sampah harian yang mencapai ratusan ton.
“Kita memang sedang menghadapi ‘lautan sampah’, terutama setelah libur Lebaran yang meningkatkan volume sampah, termasuk yang berasal dari luar Kota Bandung,” tandas Farhan.
Dengan mengangkat semangat Bandung Lautan Api, Pemkot berharap warga ikut bergerak mengurangi sampah dari sumber dan mendukung transisi sistem pengelolaan sampah yang tidak lagi bergantung ke TPA.(Bambang)**
Foto:Bambang/Inspira


