BANDUNG INSPIRA – Dinamika hubungan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dengan Wakilnya Erwin akhirnya ditanggapi partai pengusung. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Unjang Asari, angkat bicara setelah Erwin mengaku belum dilibatkan dalam sejumlah kebijakan strategis Pemkot sejak dilantik 20 Februari 2025 lalu.
Menurut Erwin, mulai dari pembahasan anggaran hingga program kerja daerah tidak pernah dibahas bersama dirinya. Menanggapi hal itu, Unjang menilai hal tersebut wajar terjadi karena kesibukan masing-masing.
“Kalau memang ada hal-hal yang belum dibahas bersama, menurut saya mungkin memang belum sempat dibicarakan. Kesibukan dan kepadatan agenda masing-masing juga menjadi faktor,” ujar Unjang saat dihubungi, Senin (6/7/2026).
Unjang optimis komunikasi antara Farhan dan Erwin tetap berjalan baik. Ia menegaskan membangun Bandung butuh kekompakan keduanya. “Saya melihat pasangan Pak Farhan dan Pak Erwin tetap solid. Membangun Kota Bandung tidak bisa sendiri-sendiri, tetapi harus kompak sesuai visi dan misi bersama sejak awal,” kata Unjang.
Sebagai partai pengusung, PKB mengaku sudah berkoordinasi dengan DPD NasDem Kota Bandung. Tujuannya agar dinamika ini tidak mengganggu jalannya pemerintahan.
“Kami tetap mengawal. Intinya kami ingin bersama-sama memberikan masukan demi pembangunan Kota Bandung yang lebih baik di bawah kepemimpinan Pak Farhan dan Pak Erwin,” ucapnya.
“Kami ingin semuanya tetap solid. Ke depan berbagai hal tentu akan dirapikan agar tujuan utamanya tetap membangun Kota Bandung, bukan memperbesar polemik,” lanjut Unjang.
PKB juga mendukung pernyataan Erwin yang akan kembali menjalankan fungsi utama sebagai Wakil Wali Kota, yaitu fungsi pengawasan. “Saya sudah membaca pernyataan Pak Erwin. Sebetulnya pernyataan beliau sudah tepat, yakni akan kembali menjalankan fungsi sesuai tugas pokok dan fungsi Wakil Wali Kota, termasuk fungsi pengawasan sebagaimana diatur dalam aturan yang berlaku,” kata Unjang. (Bambang/Berita Inspira)**
Foto: Bambang/Berita Inspira
