Insiden di Stasiun Bekasi Timur: 7 Tewas, KAI Batalkan Sebagian Perjalanan KA Parahyangan
BANDUNG INSPIRA – Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, Senin (27/4/2026) malam sekitar pukul 20.52 WIB. Insiden operasional melibatkan KRL Commuter Line dengan kereta jarak jauh Argo Bromo.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengonfirmasi dua orang meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Korban tewas sudah dievakuasi ke rumah sakit.
“Tercatat di rumah sakit ada dua korban meninggal dunia,” kata Franoto di Bekasi, Senin malam.
Dari update terkini dilapangan, data terbaru menyebutkan pagi ini, jumlah korban tewas bertambah menjadi tujuh orang.
Sementara untuk korban luka, KAI belum merilis data resmi karena proses evakuasi dan pendataan masih berlangsung. Franoto memastikan KAI akan bertanggung jawab penuh atas biaya pengobatan korban luka.
Dampak insiden ini, PT KAI membatalkan sebagian perjalanan dua kereta api Parahyangan untuk lintas Karawang–Gambir pp. KA 139B relasi Bandung–Gambir keberangkatan 19.25 WIB dan KA 140B relasi Gambir–Bandung keberangkatan 23.05 WIB tidak melayani rute tersebut.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menambahkan, operasional Commuter Line lintas Bekasi juga berjalan terbatas. Perjalanan KRL hanya dilayani sampai Stasiun Bekasi dan belum menjangkau Stasiun Cikarang.
“Jadi, ini masih dalam proses penanganan di Stasiun Bekasi Timur untuk kejadian kecelakaan KA antara Commuter Line dengan kereta jarak jauh,” terang Karina.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan, seluruh upaya saat ini difokuskan pada evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban dengan prioritas utama keselamatan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujar Anne.
KAI turut menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tersebut. Penyebab dan kronologi lengkap kecelakaan akan didalami bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
KAI meminta masyarakat dan pelanggan memantau perkembangan penanganan hanya melalui kanal resmi perusahaan. Pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sesuai kondisi di lapangan.
Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.
Saat ini penanganan di Stasiun Bekasi Timur masih terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jasa dan petugas di lapangan.(Bambang)**
Foto:Istimewa


