BANDUNG INSPIRA – Perum BULOG terus memastikan penyaluran Bantuan Pangan Beras berjalan tepat sasaran. Hal itu dilakukan melalui peninjauan langsung di Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.
Direktur SDM & Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin meninjau langsung proses penyaluran didampingi Pimpinan Wilayah BULOG Jawa Barat Nurman Susilo, Wakil Pimpinan Wilayah Yuliani Alzam, serta Pimpinan Cabang BULOG Bandung Yanto Nurdianto.
Peninjauan ini merupakan komitmen BULOG dalam mendukung pemerintah memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Berdasarkan data alokasi Juli–September 2026, Kabupaten Bandung memiliki 436.011 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan pagu 13.080.330 kilogram. Di Kecamatan Pasirjambu tercatat 14.363 PBP dengan pagu 430.890 kilogram.
Khusus di Desa Cibodas, tercatat 1.224 PBP dengan pagu 36.720 kilogram. Hingga saat peninjauan, penyaluran telah terealisasi kepada 14 PBP dengan kuantum 420 kilogram.
Secara keseluruhan, penyaluran di wilayah Kanwil BULOG Jawa Barat mencakup 6.039.551 PBP dengan pagu 181.186.530 kilogram, dengan realisasi mencapai 4.372.436 PBP atau 131.173.080 kilogram.
Direktur SDM & Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin menegaskan monitoring lapangan penting untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
“BULOG akan terus memastikan proses penyaluran Bantuan Pangan berjalan dengan baik, tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan jajaran kewilayahan agar pelaksanaan di lapangan berjalan optimal,” ujar Ade.
Ia juga mengimbau penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan sebaik mungkin.
“Kami mengimbau kepada seluruh penerima manfaat agar bantuan beras yang telah diterima dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, sehingga kami berharap beras tersebut dikonsumsi dan digunakan sebagaimana peruntukannya serta tidak diperjualbelikan,” tambahnya.
Program Bantuan Pangan merupakan dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok sekaligus mengurangi beban pengeluaran masyarakat penerima manfaat.
Melalui sinergi antara BULOG, Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, serta jajaran di lapangan, penyaluran diharapkan terus berjalan efektif sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.(Bambang/Berita Inspira)
