BANDUNG INSPIRA— Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi menyelenggarakan malam Puncak Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara akbar yang memadukan kegiatan olahraga lari sehat, pentas seni budaya, pameran UMKM, serta kilas balik sejarah pengabdian prajurit Siliwangi ini menjadi wujud nyata penguatan kemanunggalan TNI dengan seluruh lapisan masyarakat.
Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, menegaskan bahwa perhelatan Semarak Kemerdekaan ini dihadirkan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan ikhtiar konkret menghadirkan ruang kegembiraan, kebersamaan, dan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 kita hadirkan sebagai ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berkreasi, berprestasi, serta menikmati berbagai kegiatan yang telah disiapkan. Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan ini membawa pesan kebangsaan yang penting: menumbuhkan nasionalisme, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memberi ruang berkembangnya potensi seni, budaya, olahraga, kreativitas, dan UMKM,” ujar Mayjen TNI Kosasih dalam sambutannya.
Kegiatan tersebut juga diadakan olahraga lari dan panggung hiburan rakyat. Mayjen TNI Kosasih menjelaskan bahwa lari merupakan cabang olahraga yang sederhana, menyehatkan, serta dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat sosial. Sementara itu, hiburan rakyat menjadi sarana efektif membangun kebersamaan yang penuh kegembiraan dan kehangatan.
Rangkaian acara diawali dengan pengenalan sejarah Kodam Siliwangi sebagai perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara. Mayjen TNI Kosasih menggarisbawahi pentingnya menjadikan sejarah sebagai teladan moral bagi generasi masa kini.
Secara khusus, Mayjen TNI Kosasih memberikan pesan mendalam kepada generasi muda Indonesia agar mengambil peran aktif dan tidak berdiam diri di tengah dinamika zaman.
“Sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dipahami dan dijadikan teladan. Dari perjalanan para pendahulu, kita belajar tentang keberanian, pengorbanan, loyalitas, persatuan, dan pengabdian yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus,” tegas Pangdam.(Bambang/Berita Inspira)
