BANDUNG INSPIRA – Gejala kolesterol bisa dibilang tidak ada, artinya ketika seseorang memiliki kadar kolesterol tinggi dalam darah tidak menimbulkan gejala apa-apa.
Namun, jika kolesterol yang tinggi dalam darah (hiperkolesterolemia) dibiarkan terus-menerus dalam jangka waktu yang lama (kronis), kolesterol tinggi dapat menyebabkan aterosklerosis.
Sering kali, kolesterol tinggi muncul tanpa gejala yang jelas terlihat. Banyak orang baru menyadarinya setelah mengalami kondisi serius seperti serangan jantung atau stroke. Padahal, mengenali ciri-ciri kolesterol tinggi sejak dini sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Memahami gejala awal kolesterol tinggi dapat membantu Anda mengambil tindakan pencegahan sebelum terlambat. Selain itu, Anda juga bisa lebih waspada terhadap faktor risiko yang bisa memicu kadar kolesterol dalam darah meningkat.
Kadar kolesterol tinggi memang perlu diwaspadai. Lalu, apa saja gejala kolesterol yang umumnya tidak Anda sadari? Yuk, simak pembahasan lengkapnya pada artikel berikut ini!
Kolesterol dibagi menjadi 2 (Dua): LDL (Low-density Lipoprotein) sebagai kolesterol jahat dan HDL (High-density Lipoprotein) sebagai kolesterol baik.
Kolesterol baik (HDL) akan terserap oleh organ hati, kemudian membuang sisanya ke tubuh. Kemudian, kolesterol jahat (LDL) jika terlalu berlebihan akan menyumbat pembuluh darah.
Kolesterol tinggi mengindikasi pada nilai LDL yang tinggi, sehingga menimbulkan gejala dan dampak pada kesehatan tubuh.
Banyak orang beranggapan bahwa kolesterol tinggi hanya dialami oleh mereka yang kelebihan berat badan atau obesitas.
Namun jangan salah, jadi jika menemukan seseorang dengan berat badan ideal, tidak menutup kemungkinan mengalami kelebihan kolesterol dalam tubuhnya. Orang dengan berat badan ideal pun bisa memiliki kadar kolesterol yang tinggi.
Saat kadar kolesterol tinggi, ada beberapa hal yang bisa menandainya. Berikut adalah beberapa tanda kolesterol tinggi tersebut. Dan ini sangat perlu diwaspadai meski kamu memiliki berat badan yang ideal.
1. Sakit Pada Bagian Kaki
Ciri-ciri kolesterol tinggi bisa ditandai dengan rasa sakit pada bagian kaki, terutama saat berjalan. Gejala ini juga serupa dengan penyakit asam urat. Ketika berjalan, Anda kerap merasakan sakit dan pegal luar biasa, seperti kaku atau kesemutan.
Nyeri disebabkan oleh kolesterol yang menyumbat arteri pada kaki sehingga peredaran darah menjadi tidak lancar. Gejala sakit pada kaki seringkali tidak disadari oleh penderita dan menjadi masalah kesehatan paling umum.
berkurangnya aliran darah penis akibat kolesterol tinggi dapat menyebabkan disfungsi ereksi, yang menjadi pertanda disfungsi pembuluh darah yang mendasarinya dan memerlukan penilaian kardiovaskular yang komprehensif.
2. Sakit di Bagian Dada
Bukan hanya penyakit GERD atau asam lambung naik, gejala kolesterol tinggi bisa mengakibatkan rasa sakit di bagian dada. Ketika kondisi ini terjadi, maka Anda tidak boleh mengabaikannya. Rasa sakit timbul akibat penumpukan plak di aliran darah pada organ jantung.
Jika tidak ditangani segera mungkin, kondisi ini mampu menyebabkan komplikasi serius, seperti serangan jantung. Anda perlu menerapkan gaya hidup sehat, seperti istirahat cukup, mengubah pola makan, dan rutin berolahraga. Kegiatan ini mampu melancarkan peredaran darah di dalam tubuh.
3. Gula Darah Tinggi
Gejala kolesterol tinggi dapat disebabkan oleh penderita riwayat diabetes yang tanpa terkontrol. Kondisi ini terjadi akibat kadar kolesterol baik yang cenderung rendah. Selain itu, terdapat peningkatan pada kadar kolesterol jahat dan trigliserida yang dikenal dengan sebutan dislipidemia diabetik.
Penderita diabetes perlu menghindari makanan tinggi lemak yang mampu menyumbat aliran darah di dalam tubuh. Kondisi ini juga mencegah terjadinya perkembangan kolesterol tinggi.
4. Hipertensi
Kolesterol tinggi dan hipertensi saling berhubungan satu sama lain. Hipertensi disebabkan oleh tekanan pembuluh darah yang melebihi batas normal. Penyakit ini diakibatkan oleh penumpukan kolesterol di dalam tubuh sehingga terjadi penghambatan aliran darah.
Penghambatan aliran darah mampu memicu kerusakan organ jantung karena terlalu bekerja keras dalam memompa darah. Oleh sebab itu, kolesterol tinggi dan hipertensi dapat meningkatkan faktor risiko terkena penyakit jantung.
Jika mengalami gejala ini, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hipertensi yang tidak segera ditangani dapat mengakibatkan kerusakan penglihatan dan organ ginjal.
5. Memiliki Gejala Serangan Jantung
Gejala serangan jantung dapat ditandai dengan rasa sakit pada lengan, nyeri dada, kesulitan bernapas, dan kepala pusing. Penyakit ini bisa disebabkan oleh kolesterol tinggi dan kerap tidak disadari oleh penderita.
Jika Anda mengalami gejala serangan jantung, segera berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kondisi ini mampu menyebabkan komplikasi serius apabila tidak segera diobati sedini mungkin.
6. Sesak Napas
Sesak napas merupakan salah satu gejala kolesterol tinggi yang perlu diwaspadai. Hal ini bisa disebabkan oleh kadar kolesterol jahat (LDL) yang menumpuk di bagian arteri kecil jantung. Akibatnya, sistem peredaran darah menjadi terhambat dan penderita mengalami gejala tubuh lemas hingga sesak napas.
Sesak napas dapat terjadi ketika sedang beraktivitas atau saat istirahat. Gejala ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan seiring berjalannya waktu. Sesak napas juga menjadi pertanda gejala awal penyakit jantung sehingga memerlukan penanganan medis yang tepat.
7. Warna Kuku Cenderung Kuning
Kuku berwarna kuning disebabkan oleh penumpukan plak di dalam aliran darah menuju kuku. Kondisi ini bisa mengakibatkan garis-garis gelap di bawah arah pertumbuhan kuku.
Kuku berwarna kekuningan bisa menjadi pertanda tingginya kadar kolesterol di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan kuku cenderung lebih mudah rapuh dan mudah dikenali saat mengalami perubahan warna. Selain kolesterol tinggi, perubahan warna pada kuku juga dapat disebabkan oleh penyakit arteri perifer (PAD).
8. Benjolan di Area Mata
Salah satu ciri-ciri kolesterol tinggi di usia muda adalah terdapat benjolan di area mata atau dikenal dengan sebutan xanthoma. Kondisi ini jarang dialami oleh penderita dan cenderung tidak berbahaya.
Xanthoma dapat berupa gumpalan lemak yang memiliki warna kekuningan. Gejala ini dapat muncul di area kelopak mata dan tumbuh pada organ dalam.
9. Mudah Mengantuk dan Lelah
Ciri-ciri kolesterol tinggi pada wanita yang paling umum adalah mudah mengantuk. Penderita kolesterol tinggi sering mengantuk walaupun sudah beristirahat cukup. Gejala ini terjadi karena adanya penyumbatan aliran darah yang mengakibatkan pasokan oksigen menuju otak tidak dapat berjalan normal.
Selain itu, kolesterol tinggi juga menyebabkan tubuh mudah lelah saat melakukan aktivitas sehari-hari. Jika sering menguap, Anda patut curiga bisa saja terjadi penumpukan plak di dalam aliran darah sehingga tubuh mengalami kekurangan oksigen.
10. Berat Badan Naik
Anda mudah mengalami kenaikan berat badan? waspadai itu bisa menjadi ciri-ciri kolesterol tinggi di usia muda. Kondisi ini dapat semakin parah apabila Anda tidak memperhatikan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.
Bukan hanya gejala kolesterol tinggi saja, kenaikan berat badan juga memicu berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi.
Oleh sebab itu, Anda perlu menjaga pola makan sehat dan rutin berolahraga minimal 2-3 kali dalam seminggu. Kondisi ini mampu mengatasi kolesterol tinggi
11. Tubuh Kehilangan Keseimbangan
Jika Anda sering mengalami kehilangan keseimbangan, kondisi ini bisa terjadi akibat kadar kolesterol tinggi yang semakin parah. Selain itu, kondisi ini juga merupakan gejala stroke yang perlu diwaspadai.
Kehilangan keseimbangan juga dipicu oleh kesulitan tubuh dalam menggerakan mulut, tangan, dan kaki. Pada kondisi ini, tubuh terasa lemas hingga tidak bisa berjalan.
12. Disfungsi Ereksi
Pada pria, berkurangnya aliran darah penis akibat kolesterol tinggi dapat menyebabkan disfungsi ereksi, yang menjadi pertanda disfungsi pembuluh darah yang mendasarinya dan memerlukan penilaian kardiovaskular yang komprehensif.
Seperti yang diketahui, kolesterol tinggi adalah kondisi yang serius dan bisa terjadi pada siapa saja. Termasuk pada mereka yang memiliki berat badan ideal.
Penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menjaga gaya hidup sehat, demi mengelola kadar kolesterol dalam tubuhmu.
Jika kamu mengalami salah satu dari tanda-tanda di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Stay safe and healthy .(Seruni/Berita Inspira)**
