Daerah

Pelaku Kriminal Jalanan di Kota Bandung Didominasi Kalangan Remaja

Oleh editor 9 Juli 2026 2 menit baca

BANDUNG INSPIRA – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti meningkatnya aksi kriminalitas di Kota Bandung. Untuk merespons hal itu, ia bersama jajaran akan menggelar operasi setiap Minggu mulai pukul 02.00 WIB. Menurut Farhan, upaya ini merupakan bagian dari penguatan Sistem Keamanan Lingkungan atau SisKamling.

“Betul. Itu sebabnya saya bersama jajaran setiap hari Minggu akan melakukan operasi mulai jam 2 pagi untuk keliling, iIni bagian dari kita melakukan SisKamling. SisKamling adalah kuncinya, melibatkan seluruh warga dengan semangat ‘warga jaga warga, warga jaga kota’,” ungkapnya, Kamis (9/7/2026).

Ia menegaskan masyarakat tidak boleh hanya menggantungkan keamanan kepada aparat hukum. “Kita tidak boleh terus-menerus hanya menggantungkan diri kepada aparat hukum. Masyarakat harus turun menjaga kota kita dari serangan-serangan atau penyimpangan-penyimpangan kriminalitas,” tegasnya.

Menanggapi efektivitas Satgas Anti Begal, Farhan menyebut tim tersebut sudah berjalan efektif. Terbukti dengan banyaknya kasus begal yang berhasil diungkap. “Udah efektif. Bahkan sekarang, dengan terungkapnya banyak kejadian begal, itu menunjukkan bahwa kita memang sedang membongkar banyak hal,” kata Farhan.

Namun ia menekankan efektivitas satgas tidak akan maksimal tanpa keikutsertaan warga. “Efektivitas tim satgas ini tidak akan maksimal apabila tidak ada keikutsertaan warga. Jadi SisKamling ‘warga jaga warga, warga jaga kota’ itu akan kita gencarkan kembali,” katanya.

Farhan juga menyoroti perbatasan kota yang kerap jadi celah kaburnya pelaku. “Perbatasan itu sering menjadi tempat para pelaku kabur. Karena memang ada ruang ke sana yang seolah-olah tidak ada yang mengawasi. Itu yang berusaha kita tutup bersama-sama,” jelasnya.

Untuk patroli Satgas, Farhan menyebut sudah dibagi berdasarkan 5 wilayah: Bandung Barat, Timur, Tengah, Selatan, dan Utara. Farhan juga menyebut data sementara menunjukkan kasus kriminalitas di Bandung naik sekitar 20 persen. “Rata-rata naik sekitar 20 persen, kasusnya,” ujarnya.

Yang mengkhawatirkan, banyak pelakunya adalah remaja. “Yang paling menakutkan adalah banyak para pelakunya masih remaja. Kalau yang remaja itu rata-rata semua kekerasan. Ada tawuran, ada pembegalan, ada pencurian dengan kekerasan,” ungkapnya.

Untuk persentase khusus kasus pembegalan, Farhan mengaku belum memiliki data detail dan akan berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung.(Bambang)**

Foto: Istimewa

Tri Widiyantie

BNNP Jabar Amankan 13 Tersangka dan Musnahkan 228 Gram Sabu

BANDUNG INSPIRA – Sepanjang enam bulan pertama 2026, BNNP Jawa Barat mencatat 8 pengungkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran…

editor 9 Jul 2026

Farhan: Siswa Didiskualifikasi SPMB Tetap Dapat Sekolah Swasta, Jangan Ada Lagi Kecurangan

BANDUNG INSPIRA – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan angkat bicara soal adanya siswa yang didiskualifikasi dalam Penerimaan Murid…

editor 8 Jul 2026

Datangi Pengadilan Agama Bandung, Ridwan Kamil Ajukan Arkana Jadi Anak Resmi

BANDUNG INSPIRA– Ridwan Kamil mendatangi Pengadilan Agama Bandung untuk melanjutkan proses pengangkatan anak terhadap Arkana,Rabu (08/07/2026). “Kedatangan Ridwan…

editor 8 Jul 2026