Si Manis Kucing Hewan Kesayangan Masyarakat Indonesia

Hari Hewan Sedunia atau World Animal Day diperingati pada hari ini yakni tepat tanggal 4 Oktober. Sebagian besar orang mungkin tidak mengetahui bahwa hari ini adalah hari hewan sedunia. Namun, bagi para pecinta hewan hari ini merupakan hari yang special, mereka biasanya melakukan kegiatan seperti mengobati hewan liar yang terluka ataupun memberi makan hewan liar tersebut secara serempak pada hari ini.

Hewan liar yang biasanya menjadi objek tersebut adalah kucing. Karena kucing merupakan hewan yang banyak berkeliaran dan juga terbanyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia. 

Menurut data dari artikel kumparannews, jumlah kucing di Jakarta saja di tahun 2018 mencapai 29.504 ekor. Lalu, Rakuten Insight yang merupakan sebuah lembaga dari Jepang telah melakukan sebuah survei pada Januari 2021. Survei tersebut digelar dengan mewawancarai 97.000 responden yang tersebar di 12 negara Asia dan beberapa masyarakat Indonesia pun terlibat.

Hasil survei yang dilakukan Rakuten Insight. (sumber : lokadata)
Hasil survei yang dilakukan Rakuten Insight. (sumber : lokadata)

Bisa dilihat dari gambar diatas, bahwa 47% orang Indonesia memelihara kucing, yang menjadikan hewan kucing menjadi hewan terbanyak yang di pelihara di Indonesia.

Dari kedua hal itu menjadikan kucing sebagai hewan kesayangan masyarakat Indonesia. Selain karena wajahnya yang manis dan tingkahnya yang menggemaskan, memelihara kucing juga banyak loh manfaatnya. Baik dalam segi kesehatan fisik maupun mental. 

Tingkah laku kucing yang kocak bersama warga Indonesia. (sumber : liputan6)
Tingkah laku kucing yang kocak bersama warga Indonesia. (sumber : liputan6)

Telah banyak riset yang dilakukan baik terhadap manfaat dari memelihara kucing, dan hasilnya pasti mengarah ke arah positif bagi para pemilik kucing tersebut. Meskipun begitu, mereka yang memelihara kucing biasanya belum memiliki kesadaran yang berimbang akan kesehatan dari kucing itu sendiri. Kebanyakan pemilik hewan tersebut biasanya hanya akan bertanya kepada saudara, teman, atau kerabatnya mengenai penyakit si kucing, yang padahal tidak semua gejala kucing yang sama memiliki penyakit yang sama juga seperti halnya manusia. Maka dari itu, jika kucing kalian mengalami gejala apapun itu, lebih baik bertanya kepada dokter hewan langsung supaya bisa ditangani dengan baik dan benar.

(penulis,

Syfa Putri Amalia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *