OlahRaga

Resmi! Duel Persija vs Persib di Jakarta Bisa Dihadiri Penonton

Oleh editor 12 Agustus 2026 4 menit baca

BANDUNG INSPIRA – Duel klasik Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada Super League 2026/27 dipastikan dapat digelar di Jakarta dengan kehadiran penonton. Namun, suporter tim tamu kemungkinan masih dilarang hadir dalam pertandingan yang memiliki tingkat rivalitas tinggi tersebut.

Kepastian itu diampaikan Direktur Utama ILeague Ferry Paulus usai konferensi pers Indonesia Women’s League 2026/27 di Kantor I.League pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Laga yang dikenal sebagai Derbi Indonesia ini dijadwalkan dimainkan pada pekan kedua Super League 2026/27, tepatnya pada Sabtu 12 September pukul 15.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

“Iya, di Jakarta,” kata Ferry ketika ditemui awak media di Kantor I.League, Jakarta, Selasa, setelah dirinya mengikuti jumpa pers Indonesia Women’s League 2026/27.

“Dengan penonton, dong. Pakai penonton,” tambah dia ketika ditanya apakah laga ini digelar dengan penonton atau tanpa penonton.

Meski demikian, seperti dikutip dari Antara, kehadiran suporter tandang masih menjadi pengecualian untuk pertandingan dengan rivalitas tinggi. Ferry mengatakan kemungkinan besar pendukung Persib tidak diperbolehkan hadir saat timnya menghadapi Persija di Jakarta.

Kebijakan tersebut serupa dengan pertandingan yang mempertemukan dua klub dengan rivalitas tinggi lainnya, seperti Arema FC dan Persebaya Surabaya. Pertandingan Persija melawan Persib terakhir kali digelar di Jakarta pada Juli 2019. Saat itu, kedua tim bertanding di SUGBK dan bermain imbang 1-1.

Pada musim lalu, Persija juga dijadwalkan menjamu Persib di Jakarta. Namun, pertandingan tersebut tidak mendapatkan izin untuk digelar di ibu kota sehingga dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda. Persib memenangi pertandingan itu dengan skor 2-1.

Diketahui, laga ini terakhir kali dimainkan di Jakarta pada Juli 2019, tepatnya di SUGBK yang berakhir dengan skor 1-1.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ferry juga menyampaikan alasan penjadwalan laga tersebut ditetapkan di pekan kedua, yaitu karena ada permintaan khusus dari Macan Kemayoran.

Ferry menyebut, di musim ini I.League mengakomodasi berbagai permintaan klub dalam menyusun kalender pertandingan untuk satu musim penuh.

“Semua penjadwalan yang kami lakukan pada tahun ini menggunakan sistem yang diadopsi dari kompetisi besar seperti Premier League, J.League, dan kompetisi besar lainnya,” kata Ferry.

Ia kemudian melanjutkan, “Jadi kita udah perkenalkan dari tiga bulan yang lalu, mereka kemudian memasukkan misalnya katakanlah klub minta supaya pertandingan home di ulang tahun mereka. Itu semua terakomodir. Semua terakomodir dengan agenda atau kalender-kalender yang sudah kita tetapkan,” tambah dia.

“Ya, tentunya nggak semua, katakanlah ada permintaan ada 20, 30, 10, 5, nggak mungkin semua kita bisa akomodir. Tetapi kita menggarisbawahi permintaan-permintaan berdasarkan skala prioritas, nomor satu apa, nomor dua apa,” ujarnya.

Larangan Suporter Tandang Dicabut

Kepastian mengenai laga Persija dan Persib tersebut berkaitan dengan perubahan kebijakan I.League mengenai suporter tandang. Operator kompetisi memastikan larangan kehadiran suporter tim tamu yang telah berlangsung sekitar empat tahun akan dicabut pada musim depan. Kebijakan tersebut diterapkan di kompetisi sepak bola Indonesia setelah Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

Ferry mengatakan kondisi keamanan dalam sejumlah pertandingan menjadi salah satu pertimbangan I.League untuk mengajukan perubahan kebijakan tersebut kepada FIFA.

“Bisa dibilang beberapa persoalan kaitannya dengan suporter away ini bisa dibilang sangat minim. Dengan dasar itu, kita coba propose ke FIFA. Dan FIFA juga memberikan restu dengan catatan,” kata Ferry.

Menurut dia, FIFA memberikan persetujuan dengan sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi klub. I.League telah menyampaikan berbagai batasan dan larangan yang harus dijaga agar kebijakan mengenai suporter tandang dapat terus diterapkan.

“Jadi klub-klub itu kita udah share apa-apa aja batasan yang harus dipatuhi, sehingga kontinuitas daripada suporter tandang ini bisa terus terjaga,” ujar Ferry.

Namun, pencabutan larangan tersebut tidak berarti seluruh pertandingan pada musim depan otomatis dapat dihadiri suporter tandang. Untuk laga dengan tingkat rivalitas tinggi, I.League masih membuka kemungkinan melarang kehadiran suporter tim tamu.

“Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter tandang bisa dikunci atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian,” kata Ferry.

Dengan kebijakan tersebut, pertandingan Persija melawan Persib menjadi salah satu laga yang kemungkinan besar tetap menerapkan pembatasan terhadap suporter tandang meski penonton secara umum diperbolehkan hadir.(Seruni/Berita Inspira)**

Babak Pertama Persib Tertinggal 0-1 Dari PSM Makasar

BANDUNG INSPIRA-persib tertinggal 0-1 dari PSM Makassar pada babak pertama pertandingan pertama di Super League 2026/27 di Stadion…

editor 6 Sep 2026

Farhan Minta Bobotoh Persib Sambut Kehadiran Suporter Tamu di GBLA

BANDUNG INSPIRA- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta bobotoh menjaga sportivitas dan keamanan menjelang pertandingan perdana Persib Bandung…

editor 6 Sep 2026

Preview: Persib Vs PSM, Kejar Gelar ke-4 Secara Beruntun

BANDUNG INSPIRA- Misi persib untuk memperpanjang gelar juara menjadi empat kali beruntun akan dimulai di Stadion Gelora Bandung…

editor 6 Sep 2026