Berita

Polda Jabar Ungkap 352 Kasus Kejahatan Jalanan, Sita 1.016 Motor Serta Musnahkan Narkoba Senilai Rp20 Miliar

Oleh editor 7 Agustus 2026 2 menit baca

BANDUNG INSPIRA– Polda Jawa Barat bersama Forkopimda Jabar menggelar operasi gabungan besar-besaran sejak Juni hingga Agustus 2026. Hasilnya, 352 kasus kejahatan jalanan berhasil diungkap dengan 413 pelaku ditangkap. Polisi juga memusnahkan barang bukti narkoba dan obat keras senilai lebih dari Rp20 miliar.

Kapolda Jabar Irjen Pol. R. Drs. Lolpit Rismanto mengatakan operasi menyasar pusat keramaian dan titik rawan, khususnya di Bandung Raya serta seluruh Polrestabes dan Polres jajaran.

“Kami perintahkan seluruh jajaran Jawa Barat harus bergerak secara bersamaan. Sasaran utama adalah kejahatan jalanan, curanmor, begal, dan premanisme yang meresahkan masyarakat,” kata Pipit di Mapolda Jabar, Jumat (7/8/2026).

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 1.016 unit sepeda motor, 12 mobil, 3 pucuk senjata api, dan ratusan senjata tajam berbagai jenis.

“Barang bukti 1.016 motor dan 12 mobil ini akan terus kita kembangkan,” ujar Pipit. Jumlahnya diprediksi masih akan bertambah seiring pengembangan penyidikan.

Menjawab keluhan warga soal kebisingan, Polda Jabar juga menindak 9.124 unit knalpot nonstandar atau “knalpot brong”. Penindakan dilakukan lewat razia persuasif dan edukasi. Sejumlah pengendara bahkan sukarela mengganti knalpotnya dengan yang standar.

Sebagai langkah preventif, Polda meluncurkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Tim ini rutin berpatroli di pemukiman dan jam-jam rawan.

Polda juga menyediakan “Layanan Pengawalan Pulang Malam Gratis” bagi warga, khususnya pekerja dan perempuan yang takut melintasi jalan sepi.

“Wajib hukumnya bagi anggota kepolisian dan tim gabungan untuk membantu warga yang takut pulang malam sendiri. Di spot-spot rawan kami siapkan pengawalan gratis. Sebelum dipencet belnya untuk berhenti, tidak ada kata berhenti. Patroli jalan terus,” tegas Pipit.

Kapolda menginstruksikan jajaran untuk berkoordinasi dengan Pemda mengaktifkan Siskamling, mengecek CCTV di ruang publik, serta memperbaiki penerangan jalan umum di titik rawan.

Berdasarkan data Ditreskrimum, mayoritas pelaku kejahatan jalanan adalah remaja. Untuk itu Polda Jabar bersama Forkopimda akan meluncurkan program edukasi “Orang Tua Memanggil”.

“Program ini mendorong peran aktif orang tua, wali murid, sekolah, dan tokoh masyarakat untuk mengontrol keberadaan anak-anak remaja agar tidak nongkrong hingga larut malam serta fokus belajar,” ucap Pipit.(Bambang/Berita Inspira)

Foto:Bambang/Berita Inspira

BGN Temukan 950 Dapur Tak Layak Sanitasi, Terancam Bakal Ditutup Permanen

BANDUNG INSPIRA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengungkap ada 950 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…

editor 8 Agu 2026

Bandara Husein Sastranegara Beroperasi 14 Agustus, Garuda Indonesia Terbang Perdana

BANDUNG INSPIRA – Bandara Husein Sastranegara (BDO) di Bandung secara resmi akan kembali melayani penerbangan pesawat jet pada…

editor 7 Agu 2026

Pasar Baru Akan Disulap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Kota Bandung

BANDUNG INSPIRA – Pasar Baru Bandung akan disulap. Tidak hanya ramai pagi sampai sore, kawasan pusat grosir legendaris…

editor 7 Agu 2026