Percepat Vaksinasi Booster, Pemkot Bandung Bidik Sekolah dan Kampus 

BANDUNG INSPIRA – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bidik sekolah dan kampus-kampus untuk percepatan vaksinasi booster. Langkah tersebut dilakukan untuk mencapai target vaksin III 50 persen hingga Agustus 2022 mendatang. 

Beberapa kampus yang menjadi pelaksana target kali ini antara lain Itenas, UPI, Unpad, Unpar, Unla, Unpas, Maranatha, dan Unikom.

Disamping itu, Pemkot Bandung juga terus menggenjot vaksinasi III tidak hanya di lokasi pelajar, namun juga di pusat perbelajaan. 

Dimana, pos vaksin juga akan hadir di beberapa lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, seperti BIP, TSM, PVJ, Kiara Artha Park, Alun-alun, dan Saung Udjo.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Inspira, Rabu (13/7/2022) melalui data Satuan Tugas (Satgas) Harian Covid-19 Kota Bandung, jumlah pos vaksinasi yang akan disebar sebanyak 190 pos. Dengan rincian puskesmas sebanyak 80 pos, rumah sakit umum daerah Kota Bandung sebanyak 3 pos, klinik swasta 70 pos.

Selanjutnya, di rumah sakit swasta sebanyak 18 pos, dan pos vaksin tambahan sejumlah 19 pos.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana sebelumnya menegaskan perlu mengambil langkah lebih cepat terkait mobilitas tinggi penduduk di Kota Bandung.

“Kota Bandung risikonya lebih tinggi karena pergerakan penduduknya sangat cepat. Berdasarkan data, konfirmasi kasus aktif terus mengalami peningkatan. Sehingga, mudah-mudahan melalui perwal baru bisa lebih awal mengatasi pandemi di Kota Bandung,” ungkapnya. 

Dalam vaksinasi kali ini, Pemkot Bandung menargetkan sebanyak 976.179 sasaran. Masing-masing kecamatan akan memperoleh 271 dosis per hari yang diturunkan ke seluruh kelurahan. Sehingga satu kelurahan ditargetkan bisa melakukan vaksinasi 54 dosis per hari.

Sedangkan, untuk ketersediaan jenis vaksin yang ada di Kota Bandung antara lain Astra Zeneca sebanyak 54 vial, Pfizer sebanyak 4.851 vial, dan Sinovac 2 Dose sebanyak 322 vial.

Perlu diketahui, sampai dengan 12 Juli 2022, capaian vaksinasi di Kota Bandung untuk dosis I sebanyak 113,90 persen. Lalu, dosis II mencapai 104,26 persen. Terakhir, dosis III di angka 35,54 persen. (TRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.