BANDUNG INSPIRA– Menjelang dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara, para pedagang di Pasar Baru Bandung bergerak cepat. Melalui Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung atau HP2B, mereka mendorong Pemerintah Kota segera menetapkan kawasan tersebut sebagai Kawasan Ekonomi Khusus perdagangan dan pariwisata.
Menurut Ketua HP2B Iwan Suhermawan, penetapan status KEK sangat krusial agar Pasar Baru bisa naik kelas dari sekadar pusat grosir menjadi destinasi wisata belanja yang terintegrasi.
“Kami sudah mengusulkan ke Dinas Koperasi dan UKM agar diterbitkan Peraturan Wali Kota. Isinya menetapkan kawasan Pasar Baru beserta lingkungan pendukungnya sebagai penyangga ekonomi khusus,” ujar Iwan saat ditemui di Pasar Baru, Senin 27 Juli 2026.
Iwan menyebut usulan yang sama juga sudah disampaikan langsung kepada Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Kabar baiknya, menurut dia, orang nomor satu di Kota Bandung itu merespons positif.
“Sudah disampaikan ke Pak Wali dan beliau menyambut baik. Logikanya sederhana, kalau Pasar Baru hidup, maka lingkungan sekitar seperti toko, hotel, dan UMKM ikut hidup. Kalau sepi, semuanya ikut sepi,” katanya.
Selama ini wisatawan di Bandung cenderung menumpuk di kawasan Braga dan Jalan Asia Afrika. HP2B menilai ini saatnya pemerataan destinasi.
“Salah satu tujuannya untuk memecah konsentrasi wisatawan yang selama ini terpusat di Braga dan Asia Afrika. Wisatawan butuh pilihan baru,” jelas Iwan.
Momentum reaktivasi Bandara Husein disebut jadi peluang emas. Dengan jarak yang dekat, wisatawan domestik maupun mancanegara bisa langsung diarahkan ke Pasar Baru setelah mendarat.
Untuk itu, para pedagang juga tidak tinggal diam. Selain fashion, Pasar Baru kini menyiapkan skema wisata baru. “Kami punya produk-produk fashion unggulan, oleh-oleh khas Bandung. Saat ini juga sedang merancang destinasi wisata kuliner malam di depan Pasar Baru,” ungkap Iwan.
Ia menambahkan, 90% produk di Pasar Baru adalah fashion dari perajin Bandung, Garut, dan Tasikmalaya. Kain batik dan tekstil disebut masih menjadi primadona wisatawan Malaysia dan Singapura.
Iwan berharap proses hukumnya tidak berlarut. Saat ini draf Perwal disebut sudah masuk tahap akhir di Pemkot.
“Kawasan ekonomi khusus Pasar Baru harus secepatnya bisa terwujud. Kelihatannya bisa beres. Peraturan Wali Kota sudah tahap akhir,” tandasnya.
Jika terealisasi, KEK Pasar Baru diharapkan menjadi penggerak baru sektor perdagangan dan pariwisata Kota Bandung. Terutama untuk menyerap kunjungan wisatawan yang diprediksi naik pasca Bandara Husein aktif kembali.
Hingga berita ini ditulis, Pemkot Bandung melalui Dinas UKM belum memberikan keterangan resmi terkait kapan Perwal tersebut akan disahkan. (Bambang)**
