Pasangan Asusila Pelajar dan Mahasiswa Berhasil Diamankan Satpol PP Kota Bandung

BANDUNG INSPIRA,- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung berhasil menjaring lima pasangan asusila dalam operasi cipta kondisi menjelang Ramadan yang dilakukan di lima hotel kelas melati, Kamis (30/3/2022) malam. Beberapa pasangan diantaranya masih berstatus pelajar dan mahasiswa.

Berdasarkan pantauan BERITAINSPIRA dilapangan, operasi dimulai pada pukul 16.00 WIB menuju tiga hotel kelas melati dikawasan Jalan Emong. Petugas pun melakukan penyisiran setiap kamar yang diketahui berpenghuni. Hingga akhirnya tiga pasangan diketahui bukanlah suami istri atau pasangan asusila.

Selanjutnya, operasi dilakukan kepada hotel kelas melati dikawasan jalan Malabar dan Jalan Lengkong dan berhasil diamankan 2 pasangan muda-mudi yang masih berstatus pelajar.

“Kami dari Satpol PP Kota Bandung bersama jajaran serta didukung oleh Polrestabes kemudian Denpom, Kodim serta rekan-rekan Dinas Kesehatan untuk melakukan operasi cipta kondisi menjelang Ramadan,” ungkap Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bandung Mujahid Syuhada, Kamis (31/3/2022).

Dijelaskanya, yang menjadi target pada operasi kali ini yaitu pasangan asusila dan minuman beralkohol.

“Ada lima pasangan asusila kami lakukan pemeriksaan identitas, kami juga melakukan swab antigen kepada para pelanggar berkaitan dengan prokes,” paparnya.

Hasilnya, lanjut Mujahid, semua hasil swab antigen negatif, namun ada pelanggaran yang terjadi yaitu pelanggaran yang dilakukan pengusaha serta beberapa hotel yang tidak menerapkan standar prokes secara lengkap. Terutama, untuk pemasangan barcode PeduliLindungi yang belum dilakukan para pemiliki hotel melati tersebut.

“Pasangan yang diamankan tersebut, rencana kita akan ajukan sidang tipiring besok. Hari ini mereka dibawa ke kantor Satpol PP Kota Bandung untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara pada operasi minuman alkohol (minol), pihaknya berhasil menjaring sekitar 350 botol mulai golongan A sampai dengan golongan C. “Itu kami lakukan penjaringan di wilayah timur dan selanjutnya akan kami tidak sesuai dengan aturan,” tandasnya. (Tri)

Leave a Reply

Your email address will not be published.