BERITA INSPIRANASIONAL

Jelang Pilpres, Banyak Soal Ekonomi yang Perlu Perhatian, Nama Arsjad Rasjid Muncul ke Publik

BANDUNG INSPIRA – Pengamat politik dari Universitas Padjajaran Ali Nurdin mengungkapkan, tantangan ekonomi ke depan bagi Indonesia sangat berat. “Terutama untuk memperkuat basis ekonomi kita, yakni di sektor agrikultur,” ujarnya.

Kepada wartawan dia mengungkapkan, untuk sektor pertanian, Indonesia memiliki lahan yang sangat luas dan subur. Namun, potensi tersebut belum maksimal dimanfaatkan sebagai keunggulan ekonomi. Akibatnya, banyak produk agrikultur yang masih impor.

“Ini agenda penting Indonesia ke depan. Tentu masih banyak lagi soal-soal ekonomi yang perlu menjadi perhatian,” papar Ali Nurdin, Doktor Ilmu Politik dari Universitas Padjajaran ini, Kamis (14/9).

Karena itu, dia menyadari bahwa pada Pemilihan Presiden (Pilpres) kali ini yang akan digelar pada 2024, kehadiran orang yang memahami kondisi perekonomian dan memiliki kemampuan mengatasinya menjadi sangat penting.

Dengan kehadiran (calon) wakil presiden dari figur di bidang ekonomi, kemudian dibantu Menteri-menteri, tentu akan memberikan kontribusi sangat besar untuk meningkatkan perekonomian nasional. Tak kelah pentingnya, profesional di bidang komunikasi ini mengingatkan, integritas menjadi sangat penting. Dengan begitu, tidak ada kebocoran di tengah jalan dalam proses pembangunan.

Untuk itulah, dia berharap jika Ganjar Pranowo memilih pasangannya dari dunia usaha, bukan hanya menyiapkan strategi untuk mengatasi tantangan dan persoalan ekonomi di depan mata, tetapi juga ikut memenangkan pemilihan. “Saat ini dalam pandangan saya, Ganjar relatif lemah di Jawa Barat. Penting untuk menang di wilayah ini,” ujarnya.

Berkenaan dengan kemungkinan pilihan PDI Perjuangan dan partai anggota koalisi pendukung Ganjar memilih Arsjad Rasjid sebagai calon wakil presiden, tentu telah menghitung kalkulasi politik. “Tentu sudah dihitung bahwa Pak Arsjad merupakan sosok yang dapat membantu kemenangan Ganjar,” katanya.

Sebelumnya, hasil Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia yang di gelar di 34 provinsi di Tanah Air, Arsjad Rasjid, tokoh yang lahir dari pasangan asal Palembang dan Sunda itu masuk jajaran tiga besar cawapres favorit yang diinginkan masyarakat. Musra merupakan musyawarah relawan, yang menjadi mesin politik pemenangan dalam Pilpres.

Selain itu, sejumlah pemberitaan media juga mulai memunculkan nama Arsjad Rasjid sebagai pendamping Ganjar. Saat ini, Arsjad Rasjid adalah Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Pria yang sempat disebut sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo ini, selain berhasil memimpin sejumlah perusahaan, juga dikenal sebagai Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC). ASEAN_BAC merupakan organisasi non pemerintah yang terdiri atas para pemimpin bisnis terkemuka dari seluruh negara anggota ASEAN. Selain itu, tahun lalu dia juga dipercaya menjadi Ketua Business 20 (B20) yang merupakan perluasan dari G20 -forum kerja sama 19 negara besar plus Uni Eropa. B20 mewakili 6,5 juta komunitas bisnis internasional yang menyumbang 80 persen produk domestik bruto (PDB) dunia.

Menjadi pemimpin para pebisnis global tersebut menunjukkan kemampuannya di bidang diplomasi ekonomi tingkal global. Karena itu, kata Ali Nurdin, jika menjadi cawapres dan terpilih, dia dapat memaksimalkan kemampuannya untuk mendukung pembangunan di Indonesia yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.**

About Us

Inspira Media adalah Media Holding yang bergerak di bidang content creator, content management, serta distribusi informasi dan hiburan melalui berbagai platform.