Makanan khas suku baduy

Ini Dia 5 Macam Makanan Khas Suku Baduy

KULINER INSPIRA-Suku Baduy atau Urang Kanekes merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia yang berada di salah satu desa yang ada di Kabupaten Lebak, Banten. Populasinya kurang lebih 26.000 jiwa dan terbagi menjadi dua wilayah, yaitu Baduy Luar dan Baduy Dalam.

Suku Baduy Luar sudah mulai berbeda dengan Suku Baduy Dalam, kalau Suku Baduy Luar sudah mulai bisa mengikuti perkembangan zaman, tetapi Suku Baduy Dalam merupakan kelompok yang tinggal di dalam hutan dan jauh dari pemukiman Suku Baduy Luar. Mereka sangat patuh dengan aturan yang dimiliki dari leluhurnya. Mereka juga tidak mengenal teknologi dan sekolah, sehingga mereka hanya bisa berkomunikasi dengan Bahasa asli mereka, yaitu Bahadan Sunda. Meskipun begitu, keduanya tidak memiliki perbedaan yang terlalu mencolok.

Suku Baduy Dalam dan Suku Baduy Luar, memiliki budaya dan kuliner yang sama dan tidak mudah ditemukan di kawasan lain. Karena budaya atau kehidupan mereka sehari-hari yang tidak tercampur dari dunia luar.

Suku Baduy Luar dan Suku Baduy Dalam memiliki beberapa makanan ciri khas, tetapi mereka tidak makan daging hewan berkaki empat, seperti kambing. Hewan berkaki empat lain seperti sapi dan kerbau boleh di konsumsi tetapi tidak boleh dipelihara. Mereka sangat jarang untuk makan ayam, makan ayam banya dikonsumsi pada saat ada acara besar saja. Berikut makanan yang menjadi ciri khas Suku Baduy

  1. Apem Putih

Apem Putih menjadi makanan khas Suku Baduy ini di olah dari beras yang digiling hingga menjadi tepung, kemudian tepung tersebut dicampur dengan tape fermintasi yang kemudian dibentuk menjadi apem yang berukuran kecil. Apem putih biasanya dikonsumsi bersamaan dengan gula merah yang dicairkan.

  1. Kue Balok Manes

Kue balok manes terbuat dari bahan singkong putih. Singkong tersebut dikupas dan dicucui bersih dan dibentuk menjadi segi empat. Setelah dipotong-potong, singkong tersebut dikukus sampai matang kemudian dihaluskan dengan cara di tumbuk atau digiling. Kue ini memiliki tekstur yang lembek dan kenyal. Kue Balok Manes ini biasa disajikan bersama dengan serundeng dan bawang goreng.

Baca Juga: Pertamax Naik, Menteri Erick Tohir Cuman Minta Maaf Aja?

  1. Pasung Merah

Pasung Merah merupakan kue khas yang biasa disajikan dalam acara kecil hingga acara besar di Suku Baduy. Paung Merah ini juga menjadi kuliner khas Suku Baduy yang bisa ditemukan di kawasan luar Baduy, misalnya seperti Lebak, Pandeglang, Serang dan Cilegon.

Kue Pasung Merah ini memiliki tekstur kenyal dan memiliki ciri khas untuk dari wadahnya yang berbentuk kerucut dan dari daun nangka atau daun pisang.

Baca Juga: Demi Ungkap Sejarah, Jabar Siap Bantu Terjemahkan Kitab Babad Padjajaran

  1. Otak-otak Labuan

Otak-otak Labuan ini terbuat dari daging ikan tenggiri dihaluskan dan dicamour dengan santan, bawang putih, tepung kanji, merica, gula pasir dan garam. Semuanya dicampur dan di bungkus daun pisah. Setelah dibungkus otak-otak bisa langsung dibakar di atas arang sampai matang dan mengeluarkan aroma yang khas. Otak-otak ini bisa dinikmati dengan saus sambal kacang dan akan terasa lebih enak.

  1. Jojorong

Jojorong menjadi kuliner khas Suku Baduy. Jojorong merupakan kue yang terbuat dari tepung beras, tepung kanji dan gula merah. Kue ini disajikan dengan mangkok yang terbuat dari daun pisang yang setiap ujungnya diikat dengan tusuk gigi. Jojorong juga memiliki tekstur yang lembut dan sangat cocok dinikmati bersama dengan segelas teh hangat atau kopi panas.

 

-NZ

 

Dreamco.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *