• BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
LIVE TV
LIVE TV
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
FEATURE, BERITA INSPIRA, BERITA INSPIRA TV, NASIONAL

Di Tangan Pandi, Sampah Diapers Berubah menjadi Karya Seni

InspiraTV 14 April 2023 0 Comments

BANDUNG, INPIRA – Bagi kebanyakan orang sampah pampers atau diapers dinilai menjijikan. Berbeda dengan Pandi Mulyana asal Rancaekek, ia percaya bahwa sampah adalah berlian yang tercecer. Terbukti dengan hasil karya berbahan dasar sampah yang sudah banyak dibuatnya.

Tidak perlu banyak kata bagi seorang pegiat lingkungan sekaligus seniman ini, Pandi menunjukkan tekadnya dalam berkarya dan menjaga lingkungan. Saat berkunjung ke rumahnya atau Rumah Kreatif Mang Pundie di kampung Babakan Asta, Desa Rancaekek Wetan, terlihat berbagai karya yang sudah ia buat. Pot bunga, hiasan akuarium, hiasan dinding, pas foto bahkan karya seni penjing yang semuanya berbahan dasar sampah diapers terpajang di rumahnya.

Pandi mulai berkarya sejak tahun 2018. Saat itu terjadi fenomena penumpukan sampah di Jalan Walini dekat dengan rumahnya. Hal ini menjadi keresahan Pandi yang membuatnya tergerak. Bukan bermodal anggaran melainkan bermodal mental, Pandi berani berkarya.

Namun, pergerakannya bukan tanpa hambatan. Pandi pernah disebut ‘gila’ oleh masyarakat dan pernah hampir dipolisikan. Menariknya lagi saat berupaya mengatasi persoalan di  Jalan Walini ia menemukan sebuah kantong berisi sampah diapers. Ketika itu, ia mendapati belatung-belatung dari kantong tersebut jatuh ke kakinya. Ia mengatakan sesuatu pada pampers yang ia temukan, tapi ini bukan alasan dia disebut ‘gila’.

“Kamu dianggap hina, tapi sebetulnya kamu bisa menjadi karya. Kamu mau jadi apa silakan saya akan bantu kamu,” ucap Pandi saat bercerita kepada Tim Inspira belum lama ini.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Harga Beras di KBB Stabil

Setelah kejadian itu, Pandi ditakdirkan bertemu dengan salah satu dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menginspirasinya untuk bisa mengolah sampah diapers. Tidak langsung mendapatkan cara mengolahnya, Pandi masih perlu berpikir keras bagaimana sampah diapers bisa menjadi sebuah pot. Percobaan pertama dia gagal. Selanjutnya dia berhasil membuat sebuah pot berbahan dasar sampah diapers.

Meski pada kali pertama ia muntah karena mencuci sampah pampers. Namun, sekarang bukan hanya pot yang dia buat. Berbagai jenis karya berhasil Pandi buat, dan baru-baru ini Pandi juga mencoba membuat asbak. Karya berbahan dasar diapers ternyata punya keunikan tersendiri. Teksturnya yang bergelombang menambah estetika karya.

Karya yang Pandi buat tidak begitu saja ia beri harga dengan mata uang rupiah. Menurutnya karya seni biar orang lain yang menilai dan menghargai. Siapapun yang menginginkan karyanya silakan memberikan harga sendiri untuk donasi ke Rumah Kreatif Mang Pundie.

Pandi sering membagikan karya-karyanya ke sekolah. Bukan tanpa alasan, ini ia lakukan untuk menginspirasi orang-orang agar mau berkarya. Sebagai seseorang yang selalu mempunyai mimpi dan meyakini mimpinya, Pandi juga menceritakan mimpi hebatnya untuk bisa menginspirasi dunia.

“Kita bermimpi dengan karya ini bisa menembus wilayah ini mendatangkan wisatawan-wisatawan asing bukan hanya dari dalam negeri. Saya ingin menginspirasi dunia. Walaupun mungkin perjalanannya tidak semudah yang kita harapkan,” pungkasnya. (Sri Rahayu Afifah)**

Baca Juga: Tingkatkan Potensial Pajak Daerah, Pemkot Bandung Pasang EFD di 1.000 Titik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TagsdiapersLingkungansampah
Previous Post
Keutamaan Puasa Bulan Syawal
Next Post
Yana Mulyana Terjaring OTT KPK, Pemkot Bandung Siap Beri Keterangan Resmi

Berita Lainnya

Waspada DBD Awal 2026, Farhan:  Warga tak Anggap Remeh Demam
BERITA INSPIRA TV

Waspada DBD Awal 2026, Farhan: Warga tak Anggap Remeh Demam

13 January 2026
Banyak Ditemukan Kotoran Manusia dan Bau Pesing! Farhan Akan Beutifikasi 17 Ruas Jalan di Kota Bandung
BERITA INSPIRA

Banyak Ditemukan Kotoran Manusia dan Bau Pesing! Farhan Akan Beutifikasi 17 Ruas Jalan di Kota Bandung

12 January 2026
Hakim PN Bandung Tolak Gugatan Praperadilan Erwin: Penetapan Tersangka Memenuhi Dua Alat Bukti
ARTIKEL LAINNYA

Hakim PN Bandung Tolak Gugatan Praperadilan Erwin: Penetapan Tersangka Memenuhi Dua Alat Bukti

12 January 2026
Kota Bandung Masuk 3 Besar Destinasi Wisata Paling Berkembang di Asia
BERITA INSPIRA

Kota Bandung Masuk 3 Besar Destinasi Wisata Paling Berkembang di Asia

12 January 2026

Leave A Comment Cancel

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Rubrik

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle
logo inspira putih-01

Inspira Insight & Creative Hub adalah perusahaan riset, konten digital, dan produksi program TV yang menyatukan data, kreativitas, dan media untuk menghasilkan tayangan yang relevan dan berdampak.

Rubrik Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle

Support

  • Tentang Inspira
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Business Inquiries
  • Download Compro Inspira
  • Download Rate Card

Kontak

Ruby Commercial No.68-70 Summarecon, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295


Tlp/Wa :

0813 2031 5955

0821 1827 7124

Facebook Youtube Instagram Tiktok

Copyright 2025 – INSPIRA INSIGHT & CREATIVE HUB

Welcome Back!
Create Free Account

It's free. No subscription required

or
Lost your password?
By registering, you agree to Streamvid's Terms of Use and Privacy Policy

WhatsApp us