BANDUNG INSPIRA – Ketika mendengar kata pete, pasti yang terlintas dipikiran kamu adalah bau yang membuat tidak nyaman. Eits, tapi jangan salah loh walau menimbulkan bau, manfaat pete untuk kesehatan juga banyak.
Pete atau petai (Parkia speciosa) adalah tanaman yang banyak tumbuh di negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Bagian yang paling sering dikonsumsi adalah bijinya atau yang kita kenal dengan biji petai.
Pete memang terkenal memiliki rasa yang tajam dengan bau yang bisa bertahan hingga berjam-jam lamanya. Akibatnya, tidak sedikit orang yang menghindari makan petai karena tidak tahan dengan aromanya.
Kandungan Nutrisi dalam Petai
Meski memiliki bau yang khas dan menyengat, petai mengandung beragam nutrisi untuk kesehatan tubuh. Di dalam 100 gram petai, terkandung sekitar 92 kalori dan beberapa nutrisi lain, seperti:
– 77 gram air
– 5,4 gram protein
– 15 gram karbohidrat
– 2 gram serat
– 14 miligram kalsium
– 170 miligram fosfor
– 1,6 miligram zat besi
– 55 miligram natrium
– 221 miligram kalium
Selain itu, petai juga mengandung vitamin C, B1, B2, B3, dan E serta beberapa antioksidan, seperti flavonoid dan fenolik. Berkat kandungan gizinya yang cukup tinggi, petai cocok dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk ibu hamil.
Apa saja khasiat dari pete yang mungkin belum kamu ketahui. Yuk, simak penjelasan berikut ini.
1. Mengatasi Sembelit
Pete kaya akan serat, sehingga dapat membantu memulihkan aktivitas usus secara normal dan mengatasi sembelit tanpa obat pencahar. Selain itu, pete juga mempunyai efek antasida alami dalam tubuh, sehingga dapat membantu meredakan nyeri dan perut mulas.
2. Sebagai Obat Antidepresan
Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan oleh sejumlah pasien pengidap depresi. Disimpulkan bahwa terjadi perubahan yang signifikan terhadap tingkat depresi pada pasien yang rutin mengonsumsi pete.
Hal ini disebabkan karena kandungan tryptophan pada pete yang akan diubah menjadi serotonin oleh tubuh, sehingga pengidap depresi akan merasa lebih rileks.
3. Meningkatkan Kemampuan Otak
Pete mengandung kalium yang tinggi sehingga disebut-sebut dapat meningkatkan kemampuan otak. Kemampuan otak yang dimaksud dapat meliputi banyak hal, termasuk kemampuan mengingat.
Hasil penelitian menyebutkan orang-orang yang mengonsumsi petai saat sarapan dan makan siang dapat menyelesaikan masalah dengan mudah.
4. Sebagai Antibakteri
Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa manfaat pete untuk kesehatan dapat membantu melawan bakteri Helicobacter pylori dan Escherichia coli. Kedua bakteri ini dikenal dapat menyebabkan gangguan pada saluran cerna.
5. Membantu Memulihkan Suasana Hati akibat PMS
Menstruasi menjadi masalah wanita yang membuat tubuh menjadi sangat tidak nyaman. Rasa nyeri di bagian perut tentu akan berpengaruh pada suasana hati, sehingga tidak heran jika banyak wanita yang sering marah atau mengalami PMS.
Namun, kamu tidak perlu mengonsumsi obat-obatan untuk mengobati rasa nyeri tersebut. Sebagai gantinya, cobalah untuk mengonsumsi pete, karena pete mengandung vitamin B6 yang membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga masalah mood pun teratasi.
6. Menurunkan Kadar Gula dalam Darah
Manfaat pete untuk kesehatan lainnya adalah dapat menurunkan kadar gula darah. Hal ini berkat kandungan vitamin B dalam pete yang diyakini dapat mengendalikan kadar gula darah penderita diabetes.
7. Mengatasi Anemia
Kandungan zat besi pada pete secara teori dapat mengatasi anemia pada penderitanya karena dapat merangsang produksi sel darah merah. Inilah yang menjadi manfaat petai untuk kesehatan berikutnya.
Meski dapat mengatasi anemia, penderita anemia tetap harus mengonsumsi obat-obatan dari dokter karena jumlah zat besi di dalam pete tidak terlalu banyak.
8. Mencegah Hipertensi
Pete rendah garam sehingga aman dikonsumsi oleh penderita hipertensi maupun orang yang masih sehat dan untuk menghindari penyakit tekanan darah tinggi. Sifat antihipertensi ini juga didukung oleh banyaknya kandungan kalium di dalam biji pete.
Kandungan kalium pada pete berguna untuk menstabilkan detak jantung, melancarkan pengiriman oksigen ke jantung, dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Dengan demikian, kamu akan memiliki risiko lebih kecil untuk terkena stroke.
9. Sebagai Sumber Antioksidan
Manfaat petai untuk ginjal karena memiliki kandungan antioksidan bernama flavonoid dan asam tiazolidin-4-karboksilat. Antioksidan ini yang membantu melawan radikal bebas yang dapat melemahkan fungsi ginjal dan menyebabkan beberapa penyakit seperti diabetes dan kanker.
Selain itu, petai juga merupakan tanaman dengan kandungan dan aktivitas antioksidan yang tinggi.
10. Menjaga Kesehatan Jantung
Manfaat petai selanjutnya yang tidak kalah penting adalah mampu menjaga kesehatan jantung. Hal ini dikarenakan kandungan kalium di dalam petai yang mampu menjaga denyut jantung dan tekanan darah tetap stabil.
Meskipun pete mempunyai banyak manfaat, penting untuk menyadari potensi efek sampingnya, termasuk:
1. Air kencing bau
Mengonsumsi pete dapat menyebabkan ekskresi urin dengan bau yang khas. Hal ini merupakan fenomena fisiologis normal yang disebabkan oleh senyawa tertentu dalam kacang bau.
2. Gangguan pencernaan
Mengonsumsi pete secara berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan kembung.
3. Reaksi alergi
Orang yang alergi terhadap pete dapat mengalami reaksi yang tidak baik bagi kesehatan, termasuk ruam, sesak napas, dan gejala lainnya.
Untuk mendapatkan manfaat pete untuk kesehatan ini, perlu diingat bahwa pengolahannya juga harus tepat. Jika kamu mengolah pete dengan santan dan olahan berlemak lainnya, justru tekanan darahmu bisa jadi cukup tinggi.
Ternyata menarik dan banyak manfaat nya bukan? (Seruni/Berita Inspira)**
