• BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
LIVE TV
LIVE TV
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
BERITA INSPIRA, NASIONAL

FPCI Nilai Serangan AS ke Venezuela Langgar Hukum Internasional

Tri Widiyantie 09 January 2026 0 Comments

JAKARTA INSPIRA – Ketua sekaligus Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menilai serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penilaian tersebut disampaikan berdasarkan kajian terhadap pandangan para pakar hukum internasional yang independen dan kredibel, baik dari negara Barat maupun Global South.

Dino menyebut, hasil kajian tersebut menyimpulkan bahwa tindakan militer AS, termasuk penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, tidak memiliki dasar hukum internasional yang sah. Ia menilai langkah tersebut berbahaya dan berpotensi merusak tatanan hukum global.

“FPCI berpendirian bahwa serangan militan Amerika Serikat ke Venezuela serta penangkapan Presiden Maduro dan istrinya merupakan tindakan yang salah, berbahaya, dan melanggar hukum internasional,” ujar Dino dalam pernyataan sikap FPCI yang diunggah melalui akun Instagram resmi FPCI, Kamis (8/1/2026).

Menurut Dino, kritik terhadap tindakan AS tidak hanya datang dari komunitas internasional, tetapi juga dari dalam negeri Amerika Serikat. Sejumlah anggota Kongres AS dari Partai Demokrat maupun Partai Republik disebut menyatakan bahwa tindakan tersebut ilegal dan tidak dapat dibenarkan. Pandangan serupa juga disampaikan oleh sejumlah anggota Dewan Keamanan PBB.

Dino membandingkan langkah AS di Venezuela dengan invasi Uni Soviet ke Afghanistan pada 1979, ketika Moskow melakukan operasi militer untuk menyingkirkan Presiden Hafizullah Amin. Ia menilai tindakan tersebut memiliki pola yang sama, yakni penggunaan kekuatan militer untuk mengganti pemerintahan yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan negara adidaya.

Ia menegaskan bahwa dukungan sebagian masyarakat terhadap perubahan rezim tidak mengubah substansi persoalan hukum. Dino menyinggung invasi AS ke Irak pada 2003 yang sempat disambut euforia oleh sebagian rakyat, namun kemudian diakui sebagai kebijakan yang keliru.

FPCI juga menilai bahwa apabila Presiden Maduro harus dimintai pertanggungjawaban hukum, proses tersebut seharusnya dilakukan di Venezuela melalui mekanisme peradilan nasional yang adil dan transparan. Dino menyatakan sejalan dengan sikap Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang mengkritik penangkapan Presiden Venezuela tersebut.

Lebih lanjut, Dino menilai agresi AS ke Venezuela sarat dengan kepentingan ekonomi, khususnya terkait penguasaan sumber daya minyak. Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi menciptakan preseden berbahaya di tengah ketatnya persaingan global atas sumber daya alam.

Ia memperingatkan bahwa sikap sepihak berbasis kekuatan dapat mendorong dunia menuju tatanan internasional yang semakin tidak stabil dan penuh ketidakpastian. “Perilaku seperti ini berisiko menciptakan dunia yang lebih kacau dan tidak aman bagi banyak negara,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap oleh Amerika Serikat dalam sebuah operasi militer pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Pemerintah AS menyebut Maduro sebagai pemimpin yang tidak sah dan menuduhnya terlibat dalam jaringan kartel narkoba, tuduhan yang dibantah oleh pemerintah Venezuela.(Fahmi)**

Sumber Foto: Bisnis Bandung

Previous Post
RSHS Bandung Rawat 10 Pasien Super Flu, Warga Diminta Tidak Panik
Next Post
Walikota Bandung Instruksikan Nobar Persib vs Persija di Seluruh Kecamatan

Berita Lainnya

BPN Kota Bandung Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Lindungi Aset Umat dari Sengketa
BERITA INSPIRA

BPN Kota Bandung Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Lindungi Aset Umat dari Sengketa

09 January 2026
Walikota Bandung Instruksikan Nobar Persib vs Persija di Seluruh Kecamatan
BERITA INSPIRA

Walikota Bandung Instruksikan Nobar Persib vs Persija di Seluruh Kecamatan

09 January 2026
RSHS Bandung Rawat 10 Pasien Super Flu, Warga Diminta Tidak Panik
BERITA INSPIRA

RSHS Bandung Rawat 10 Pasien Super Flu, Warga Diminta Tidak Panik

08 January 2026
Puluhan Rumah di Pasirjati dan Pasanggrahan Belum Miliki Septic Tank
BERITA INSPIRA

Puluhan Rumah di Pasirjati dan Pasanggrahan Belum Miliki Septic Tank

08 January 2026

Leave A Comment Cancel

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Rubrik

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle
logo inspira putih-01

Inspira Insight & Creative Hub adalah perusahaan riset, konten digital, dan produksi program TV yang menyatukan data, kreativitas, dan media untuk menghasilkan tayangan yang relevan dan berdampak.

Rubrik Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle

Support

  • Tentang Inspira
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Business Inquiries
  • Download Compro Inspira
  • Download Rate Card

Kontak

Ruby Commercial No.68-70 Summarecon, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295


Tlp/Wa :

0813 2031 5955

0821 1827 7124

Facebook Youtube Instagram Tiktok

Copyright 2025 – INSPIRA INSIGHT & CREATIVE HUB

Welcome Back!
Create Free Account

It's free. No subscription required

or
Lost your password?
By registering, you agree to Streamvid's Terms of Use and Privacy Policy

WhatsApp us