• BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
LIVE TV
LIVE TV
  • BERANDA
  • BERITA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HEALTH
    • ENTERTAINMENT
    • OLAHRAGA
    • RISALAH
    • LIFESTYLE
  • PROGRAM
  • LAYANAN
    • TV PLACEMENT
    • EVENT
    • PRODUCTION HOUSE
    • MEDIA LUAR RUANG
    • BRANDING
  • KONTAK
INTERNASIONAL, BERITA INSPIRA

Update Terbaru Saham McDonald’s, Starbucks dan Coca-cola Setelah Ramai Aksi Boikot

Tri Widiyantie 31 January 2024 0 Comments

BANDUNG INSPIRA – Aksi boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan Israel hingga saat ini masih terus dilakukan oleh masyarakat di penjuru dunia.

Aksi boikot ini telah berdampak pada saham perusahaan. Begitu juga performa bisnis sejumlah brand yang di boikot, mereka mengalami penurunan penjualan yang signifikan sehingga berpengaruh terhadap keuntungan mereka dan berujung pada pengurangan karyawan.

Salah satu brand yang terafiliasi dengan Israel yaitu restoran cepat saji asal Amerika Serikat (AS) McDonald’s (McD). Perusahaan ini cukup tersorot oleh khalayak dan merupakan brand yang pertama mendapatkan seruan boikot.

Restoran cepat saji asal Amerika Serikat ini diketahui memasok makanan gratis kepada tentara Israel (IDF) selama perang berlangsung. Baru-baru ini cabang McDonald’s di Malaysia melakukan serangan hukum terhadap aktivis pro-Palestina dengan tuduhan pencemaran nama baik. Sontak aksi tersebut membuat para aktivis pro-Palestina menyerukan untuk terus mengintensifkan boikot terhadap McDonald’s.

Namun, meskipun kerap mendapat kecaman dan boikot, sejak Oktober 2023 saham McDonald’s belum menunjukkan penurunan yang signifikan meskipun restoran cepat saji tersebut sudah berada di zona merah.

Perusahaan ini mengalami penurunan pada pertengahan Oktober 2023, level terendahnya berada di 246 dolar AS. Namun, kini sahamnya telah stabil kembali meskipun penurunan saham tetap tidak bisa dihindari.

Dilansir dari Finbold, dalam 30 hari terakhir McDonald’s mengalami penurunan sebanyak 1,43%.

“Dalam 30 hari terakhir, saham perusahaan mengalami sedikit penurunan sebesar 1,43% dan hal yang sama juga terjadi pada munggu lalu yakni 2,88% pada hari perdagangan terakhir 1,67% dan pra pasar hari Senin 0,19%,” dikutip dari Finbold pada Rabu (31/1/2024).

Hal serupa juga terjadi dengan perusahaan Starbucks. Perusahaan coffee house asal Amerika Seikat (AS) ini juga mengalami penurunan saham setelah diduga memberikan dukungan terhadap Israel.

Dilansir dari Finbold, secara total Starbucks mengalami penurunan saham 3,34% dalam 30 hari terakhir, 0,93% sejak 1 Januari, dan 1,07% dalam satu minggu terakhir. Namun, stabil kembali pada Jumatdan naik 0,22% di pra-pasar hari Senin (29/1/2024).

“Perusahaan telah mengalami penurunan yang stabil sejak mencapai puncaknya dalam 6 bulan sebesar 107 dolar AS pada pertengahan November dan pada Selasa (30/1/2024) turun kembali menjadi 92,80 dolar AS,” tulis Finbold.

Selanjutnya perusahaan yang banyak mendapat seruan boikot ialah Coca-cola. Perusahaan ini mendapat aksi boikot dari aktivis pro-Palestina karena memiliki pabrik dan beroperasi di Atarot, Yerusalem yang dianggap sebagai pemukiman ilegal oleh kelompok pro-Palestina.

“Dalam 30 hari terakhir, saham minuman ringan naik 0,75%. Perusahaan telah berada pada lintasan yang sedikit menurun sejak 1 Januari dan berada 0,75% di zona merah tahun ini. Dalam seminggu terakhir, saham KO juga turun 0,60% tetapi pada hari Jumat, hari perdagangan terakhir, saham KO ditutup 0,35% di zona hijau pada 59,37 dolar AS,” tulis Finbold. (Tina)**

Previous Post
Satpol PP Tertibkan 2.813 Alat Peraga Kampanye yang Melanggar Aturan
Next Post
Sudah Tidak Representatif, Segera Rehab Kantor Kelurahan Setiamanah Cimahi

Berita Lainnya

Tinjau Pembangunan Rutilahu di Arjasari, Wujud Kepedulian Nyata Polda Jabar untuk Warga
BERITA INSPIRA

Tinjau Pembangunan Rutilahu di Arjasari, Wujud Kepedulian Nyata Polda Jabar untuk Warga

28 February 2026
Kapolda Jabar Tinjau SPPG dan Green House Polresta Bandung, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan
BERITA INSPIRA

Kapolda Jabar Tinjau SPPG dan Green House Polresta Bandung, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan

28 February 2026
Mendiktisaintek Akan Kerahkan Kampus Untuk Tangani Sampah di Kota Bandung
BERITA INSPIRA

Menteri LH : Kota Bandung Masuk Kategori Pembinaan dalam Penanganan Sampah

28 February 2026
Memprihatinkan! Tak ada Kota Layak Raih Adipura Pada 2025
BERITA INSPIRA

Memprihatinkan! Tak ada Kota Layak Raih Adipura Pada 2025

28 February 2026
Close

Rubrik

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle
logo inspira putih-01

Inspira Insight & Creative Hub adalah perusahaan riset, konten digital, dan produksi program TV yang menyatukan data, kreativitas, dan media untuk menghasilkan tayangan yang relevan dan berdampak.

Rubrik Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Risalah
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Lifestyle

Support

  • Tentang Inspira
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Business Inquiries
  • Download Compro Inspira
  • Download Rate Card

Kontak

Ruby Commercial No.68-70 Summarecon, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat 40295


Tlp/Wa :

0813 2031 5955

0821 1827 7124

Facebook Youtube Instagram Tiktok

Copyright 2025 – INSPIRA INSIGHT & CREATIVE HUB

Welcome Back!
Create Free Account

It's free. No subscription required

or
Lost your password?
By registering, you agree to Streamvid's Terms of Use and Privacy Policy

WhatsApp us