Entertainment

Dibalik 16 OST Film Menang Untuk Kalah: Ketika Musisi Bandung Bersatu Melawan Pinjol

Oleh editor 22 September 2026 3 menit baca

BANDUNG INSPIRA – Ketika sebuah film merilis 16 lagu sekaligus sebagai original soundtrack, tentunya itu bukan sekadar sekedar film biasa, namun menjadi suguhan film dengan alur cerita dan kisah yang kaya akan makna. Itulah konsep berbeda yang akan dihadrikan pada film ‘Menang Untuk Kalah’ yang diproduksi Para Kreator  bekerja sama dengan BCR Musik. 

Seluruh 16 single original soundtrack-nya resmi diluncurkan dalam sebuah acara di Laneo Cafe & Eatery, Bandung, Jumlah 16 adalah angka yang tidak lazim karena umumnya sebuah film hanya memiliki 2-4 lagu andalan. 

Namun lewat film ‘Menang Untuk Kalah’ setiap lagu adalah representasi setiap part yang disuguhkan. Dari Harmonis Menjadi Malapetaka: Kekuatan Musik Sebagai NaratorFilm ‘Menang Untuk Kalah’ bercerita tentang keluarga yang awalnya harmonis, diperankan oleh Surya Daputra sebagai kepala keluarga, yang perlahan hancur setelah terjerumus ke dalam pusaran judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol).

Jika filmnya adalah visual dari malapetaka, maka 16 soundtrack ini adalah narasi batinnya.”Film ini butuh banyak perspektif rasa. Dari rasa cinta, rasa bersalah, rasa tertekan karena ditagih, hingga rasa hancur. Satu atau dua lagu tidak akan cukup,” ujar Rudy Nugraha, mantan vokalis Caffeine asal Bandung. 

Menurut Rudy, inisiatif kolaborasi raksasa ini datang dari BCR Music dan BCR tidak hanya bertindak sebagai label, tapi sebagai kurator emosi film. Kolaborasi musisi Bandung  ini menjadi menarik karena mempertemukan lintas generasi dan genre musisi asal Bandung.

Selain Rudy Nugraha, ada nama-nama seperti Sound Of Panca, Candu, Yannahead, dan Strip-457. Mereka bukan musisi pendatang baru, melainkan musisi yang memiliki basis penggemar kuat di skena indie dan festival Bandung.

Kehadiran mereka lewat balutan film menunjukkan kebangkitan ekosistem film-musik di Bandung. Para Kreator sebagai PH lokal berani berinvestasi pada musik original, bukan sekadar menggunakan lagu tempelan.

Selain itu, Bandung sebagai gudang musisi soundtrack, karakter vokal yang matang dari Rudy, dipadukan dengan warna rock alternatif dari Yannahead dan Strip-457, memberikan spektrum emosi yang luas – dari ballad yang menyayat hingga rock yang penuh amarah dan penyesalan.

“Setiap musisi membawa cerita judol dan pinjol dari sudut pandang berbeda. Ada yang dari sisi istri, dari sisi anak, dari sisi penagih,” jelas Yannahead dalam kesempatan yang sama.

Mengapa 16 Lagu Menjadi Relevan? Film Menang Untuk Kalah tidak sedang menjual romansa, melainkan menjual peringatan sosial. Dan data berbicara:OJK mencatat kerugian masyarakat akibat pinjol ilegal dan judol mencapai triliunan rupiah setiap tahun. 

Cerita Surya Saputra di film ini adalah cerita yang terjadi di ribuan rumah di Indonesia, dengan merilis 16 lagu di platform digital, BCR Musik melakukan strategi yang cerdas: Masuk ke playlist keseharian. 

Bahkan sebelum filmnya tayang, penonton sudah bisa merasakan kesedihan dan kehancurannya lewat musik. Memberi Panggung bagi Musisi Lokal: Di tengah gempuran musik instan, proyek soundtrack film seperti ini menjadi etalase serius bagi musisi Bandung untuk menunjukkan kualitas produksi. 

Pada akhirnya, Menang Untuk Kalah adalah judul yang ironis. Dalam judol dan pinjol, tidak ada yang benar-benar menang. Semua orang pada akhirnya kalah. (Tri Widiyantie/Berita Inspira)**

L’Eminence Golf & Resort Lembang: Hadirkan Harmoni Alam di Jantung Bandung Barat

BANDUNG INSPIRA – Di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang serba cepat, tren wisata slow living dan kembali ke…

editor 22 Sep 2026

Pengalaman Berkelas di éL Hotel Bandung Lewat ‘Solarium Bar Take Over with Mozzar’

BANDUN INSPIRA – éL Hotel Bandung kembali menghadirkan inovasi dalam layanan Food & Beverage melalui acara “Solarium Bar…

editor 15 Sep 2026

Cibaduyut Makin Kreatif, Vinedrip LAB Tawarkan Pengalaman Bikin Sandal Sendiri

BANDUNG INSPIRA – Bicara soal alas kaki, Cibaduyut tentu sudah menjadi salah satu kawasan yang lekat dengan industri…

editor 25 Agu 2026