BANDUNG INSPIRA – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku kecewa dengan hasil akhir laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta. Namun ia tetap memberi apresiasi atas kualitas El Clasico Indonesia yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 12/9.
Dalam laga pekan kedua BRI Super League 2026/2027 itu, Persib harus menyerah 1-2. Gol kemenangan Persija baru lahir di masa injury time lewat sundulan Ivan Mamut menit 90+4.
“Kekalahan di menit akhir tentu sakit hati. Tapi saya melihat pertandingannya fair and square. Berat, berkualitas tinggi, dan enak ditonton,” kata Farhan, Senin 14/9/2026.
Jalannya laga memang berjalan ketat. Persija unggul lebih dulu melalui Alexander Jeremejeff di menit 41. Persib baru bisa menyamakan kedudukan di menit 81 lewat gol Balsa Sekulic.
Saat skor 1-1, Maung Bandung sebenarnya punya peluang mengamankan satu poin. Namun konsentrasi buyar di detik-detik terakhir dan harus kebobolan lagi.
Meski hasil di Jakarta mengecewakan, Farhan meminta Bobotoh tetap mendukung tim. Sebab jadwal Persib ke depan tidak mudah.
Rabu, 16/9 pukul 17.00 WIB, Persib akan melakoni laga berat melawan FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Korea Selatan.
“Mari kita doakan Persib yang sekarang berangkat ke Korea. Mudah-mudahan bisa menang. Seri juga sudah alhamdulillah mengingat kualitas lawannya,” ujar Farhan.
Setelah dari Korea, Persib dijadwalkan bertandang ke markas Persijap Jepara pada Minggu, 20/9 pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Ada kabar baik untuk logistik tim. Menurut Farhan, setelah dari Korea Selatan, Persib tidak perlu transit di Jakarta.
“Seperti yang disampaikan Klok kepada saya langsung, alhamdulillah Persib bisa langsung mendarat di Kota Bandung. Ini tentu membantu pemulihan pemain,” tandasnya.
Farhan menilai, intensitas tinggi dalam duel kontra Persija menjadi bukti rivalitas kedua tim masih menjadi tontonan terbaik di Liga Indonesia. Kini saatnya Persib segera bangkit dan menatap dua laga berikutnya.(Bambang/Berita Inspira)
