BANDUNG INSPIRA – Sebanyak 831 warga menerima bantuan pangan beras medium yang disalurkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Bulog Perum Bulog di Gedung Olahraga Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Jumat (11/9/2026). Acara penyaluran bantuan tersebut juga dihadiri langsung Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Nasdeum, Rajiv.
Saat ini, Perum Bulog tengah menggelontorkan beras untuk penyaluran bantuan pangan alokasi Juli-September 2026 sebanyak 24.930 Kg untuk 831 penerima bantuan di Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kab. Bandung. Setiap penerima bantuan mendapatkan 30 Kg beras.
Pada kesempatan tersebut, Rajiv mengungkapkan apresiasinya terhadap program bantuan pangan yang diharapkan tepat sasaran. Bersama Kepala Desa setempat ia pun menggulirkan program lainnya yang membantu perekonomian warga.
“Kehadiran kami disini merupakan bagian dari fungsi pengawasan, agar bantuan dari Bapanas dan Perum Bulog ini tepat sasaran. Benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan terkait masalah desil yang menjadi catatan utama dari program bantuan yang diberikan. Karena itu pihaknya bersama Anggota DPR lainnya minta diperbaharui. Karena hal itu, menjadi kendala yang akan berimbas terhadap program bantuan lainnya.
“Jangankan masyarakat, saya saja mau menurunkan program terkendala oleh desil. Akhirnya saya pun secara rutin menggelar pasar murah untuk warga, dan membantu secara pribadi untuk berbagi,” katanya.
Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jabar, Yuliani Alzam pun menyampaikan hal serupa, ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat secara langsung.
“Serta meringankan beban financial masyarakat ditengah dinamika kebutuhan pokok saat ini,” kata Yuliani.
Pada kesempatan yang sama, dalam sambutannya Kepala Desa Lengkong Agus Salam Rahmat menyoroti hal pendataan Desil Kesejahteraan Sosial. Disampaikannya, pemuktahiran data harus segera dievaluasi secara komprehensif.
“Karena dampaknya tidak hanya dirasakan pada penyaluran bantuan saja, melainkan berimbas pada sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat,” tandasnya.(Tri/Inspira)
