BANDUNG INSPIRA – Bicara soal alas kaki, Cibaduyut tentu sudah menjadi salah satu kawasan yang lekat dengan industri kulit dan kerajinan alas kaki di Kota Bandung. Seiring perkembangan zaman, kawasan ini terus menghadirkan pelaku usaha yang membawa inovasi dan pengalaman baru. Salah satunya dengan hadirnya Vinedrip LAB.
Berlokasi di Ruko A No. 12, Apartemen M Square, Cibaduyut, Vinedrip LAB menghadirkan produk alas kaki berbahan kulit dengan konsep custom footwear. Tak hanya berbelanja, pengunjung juga dapat datang langsung dan ikut menentukan desain alas kaki sesuai selera.
Mulai dari memilih upper berbahan kulit, warna dan jenis tali, hingga berbagai aksesori seperti manik-manik. Pilihan tersebut memberikan ruang bagi pengunjung untuk menciptakan alas kaki yang lebih personal dan sesuai karakter masing-masing.
Founder Vinedrip LAB, Kharel Sably Khosy mengatakan, kehadiran Vinedrip LAB di Cibaduyut tidak hanya ditujukan sebagai toko, tetapi juga sebagai ruang kreatif dan workshop untuk mengembangkan produk alas kaki.
“Kami ingin orang datang ke Cibaduyut bukan hanya untuk membeli sepatu, tetapi juga melihat bagaimana produk berkualitas dibuat langsung oleh tangan-tangan pengrajin lokal. Ada pengalaman yang bisa dibawa pulang, bukan sekadar produk,” ujar Kharel kepada Humas Bandung, Senin 24 Agustus 2026.
Konsep tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan wajah baru Cibaduyut sebagai kawasan industri kreatif yang terus berkembang. Keterampilan pengrajin lokal tetap menjadi kekuatan utama, sementara inovasi dan desain menjadi bagian dari cara baru untuk memperluas pasar.
Kini, Vinedrip LAB juga mulai menarik perhatian konsumen dari luar Bandung hingga mancanegara. Salah satunya datang dari Singapura. Fahmi, Dini, Akiem, dan Afi datang langsung ke Vinedrip LAB setelah mengenalnya melalui media sosial.
“Kami suka sekali dengan pengalaman belanja di Vinedrip LAB. Stafnya ramah dan membuat kami nyaman selama proses custom. Desainnya juga unik, dan yang paling menarik, kami bisa menyesuaikan detailnya sesuai keinginan. Jadi, sepatu yang kami bawa pulang benar-benar terasa personal,” ujar Akiem
Mereka tertarik mencoba pengalaman membuat custom footwear sekaligus mengapresiasi pilihan desain, produk yang dapat disesuaikan, serta pelayanan yang diberikan oleh tim Vinedrip LAB.
Kehadiran Vinedrip LAB menjadi salah satu gambaran tentang Cibaduyut terus beradaptasi dan berkembang. Dari kawasan yang dikenal sebagai sentra pengrajin alas kaki, kini Cibaduyut juga menawarkan pengalaman kreatif yang mempertemukan produk lokal, keterampilan pengrajin, dan preferensi konsumen.
Bagi yang ingin melihat lebih dekat proses kreatif di balik produk alas kaki lokal, Vinedrip LAB bisa menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi. (Tim Berita Inspira)**
Sumber: Humas Bandung
