BANDUNG INSPIRA – PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memastikan sanksi FIFA Registration Ban yang sebelumnya dikenakan kepada Persib telah resmi dicabut. Pencabutan tersebut dilakukan setelah seluruh kewajiban yang menjadi dasar sanksi telah diselesaikan manajemen klub sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, menyebut pencabutan ini sebagai wujud komitmen Peraib dalam menjalankan tata kelola klub yang profesional, bertanggung jawab, dan patuh terhadap regulasi sepak bola nasional maupun internasional.
“Alhamdulillah, kami dapat memastikan bahwa FIFA Registration Ban terhadap Persib telah resmi dicabut setelah seluruh kewajiban yang menjadi dasar sanksi tersebut kami penuhi. Sejak awal, kami berkomitmen menyelesaikan seluruh proses melalui mekanisme yang berlaku sebagai bentuk tanggung jawab dan profesionalisme klub,” ujar Adhitia di Bandung, Kamis (23/7/2026).
Lebih jauh, Adhitia menegaskan, kepatuhan terhadap regulasi merupakan bagian penting dari tata kelola Persib. “Bagi kami, kepatuhan terhadap regulasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola klub. Karena itu, apabila persib menghadapi sanksi atau konsekuensi administratif dalam bentuk apa pun, tentu manajemen tidak akan tinggal diam. Menjadi prioritas kami untuk segera menyelesaikan seluruh kewajiban agar aktivitas klub dapat kembali berjalan secara optimal,” katanya.
Dalam menghadapi setiap dinamika, lanjut Adhitia, manajemen mengedepankan pendekatan rasional, terukur, dan berorientasi pada solusi, bukan emosional. “Dengan pendekatan tersebut, kami dapat menjaga skala prioritas, memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan, serta tetap menjaga fokus terhadap tujuan utama klub, baik dalam aspek olahraga maupun organisasi,” ujarnya.
Dengan dicabutnya FIFA Registration Ban, Persib kini dapat kembali menjalankan seluruh proses registrasi pemain sesuai ketentuan FIFA dan PSSI. Pencabutan sanksi ini menjadi momentum penting bagi persib untuk memaksimalkan persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027 yang akan diikuti di level nasional maupun internasional.
“Pencabutan FIFA Registration Ban menjadi momentum positif bagi persib untuk kembali memusatkan perhatian sepenuhnya pada persiapan tim menghadapi musim kompetisi yang akan datang. Seluruh aspek, baik teknis maupun administratif, terus kami pastikan berjalan dengan baik agar tim dapat melakukan persiapan secara optimal,” kata Adhitia.
Manajemen memastikan seluruh proses administrasi dan persiapan tim berjalan sesuai rencana, agar seluruh pemain dapat didaftarkan dan tim tampil kompetitif sejak awal musim. Di akhir pernyataannya, Adhitia menyampaikan terima kasih kepada Bobotoh atas dukungan dan kesabaran selama proses penyelesaian sanksi.
“Kami memahami bahwa Bobotoh selalu mengikuti setiap perkembangan yang terjadi di persib. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan kesabaran yang terus diberikan kepada kami. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran manajemen untuk terus meningkatkan profesionalisme,” pungkasnya.
Persib optimistis menyongsong musim 2026/2027 dengan fondasi organisasi yang semakin kuat, persiapan tim yang matang, dan dukungan penuh dari Bobotoh. (Bambang/Berita Inspira)**
