BANDUNG INSPIRA – Makan merupakan salah satu aktivitas primer yang dilakukan manusia setiap harinya. Aktivitas ini pun tak hanya dilakukan sekali dalam sehari. Normalnya, seseorang makan sebanyak 3 kali sehari. Beberapa orang bahkan ada yang makan lebih dari 3 kali sehari.
Penerapan pola makan sehat atau diet sehat tak hanya mengacu pada menu makanan sehat yang dikonsumsi, melainkan berkaitan juga dengan kebiasaan makan sehari-hari. Hal ini juga dapat membantu mencegah sejumlah masalah kesehatan yang dapat terjadi akibat tata cara makan yang salah.
Banyak kebiasaan buruk yang kerap kita lakukan setelah makan tanpa menyadari bahayanya bagi kesehatan tubuh, terutama pencernaan.
Ada hal yang kamu perhatikan setelah makan, karena banyak orang yang tidak memiliki waktu luang setelah makan dan langsung melakukan kegiatan selanjutnya yang mungkin berbahaya dilakukan setelah makan.
Kebiasaan setelah makan adalah salah satu hal yang juga harus diperhatikan termasuk memberi jarak antara waktu makan dengan aktivitas lain karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di perut atau bahkan mempengaruhi kesehatan sistem pencernaan. Apa saja kebiasaan buruk setelah makan yang harus dihindari?
1. Tidur
Tidur setelah makan merupakan aktivitas yang sebaiknya tidak pernah kamu lakukan. Hal ini dapat memicu masalah kesehatan yang sangat serius untuk tubuhmu!
Meski sedang tertidur, tubuhmu akan tetap bekerja mencerna makanan yang baru saja kamu makan. Beberapa masalah kesehatan yang dapat terjadi jika kamu sering tidur setelah makan antara lain stroke, heartburn, dan penyakit asam lambung.
2. Olahraga
Setelah perut kenyang, kamu sebaiknya tidak langsung terburu-buru melakukan aktivitas atau olahraga berat.
Memang tidak disarankan berolahraga dengan perut kosong karena dapat mempengaruhi energi tubuh selama olahraga serta pembakaran lemak dalam tubuh tidak maksimal. Jika ingin olahraga setelah makan, kamu dapat memberi jeda sekitar 3-4 jam sebelumnya.
Namun, kamu bisa mengatasinya dengan berjalan kaki santai sekitar 10 menit setelah makan. Hal itu dapat membantu mengurangi gejala gangguan pencernaan atau sakit pada perut, seperti perut kembung, mual, atau muntah serta membantu melancarkan fungsi kerja sistem pencernaan.
3. Mandi
Kinerja pencernaan tubuhmu bisa terganggu jika kamu mandi setelah makan! Saat mandi, temperatur tubuh akan mengalami perubahan. Tentu tubuhmu harus mengimbangi perubahan temperatur tersebut.
Akan tetapi, organ dalam tubuhmu juga sedang bekerja keras mencerna makanan yang baru saja kamu santap. Perubahan suhu tubuh akan mengganggu proses pencernaan tersebut. Jika ingin mandi, sebaiknya kamu beri jarak sekitar 30 menit setelah makan.
4. Minum Kopi atau Teh
Selain makanan yang dikonsumsi, minuman seperti kopi dan teh juga dapat mempengaruhi proses pencernaan pada saluran cerna. Hal ini dikarenakan kopi dan teh cenderung memiliki sifat asam di dalamnya sehingga dapat membuat makanan menjadi sulit dicerna.
Selain itu, minum teh sesaat setelah makan juga dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Ada baiknya untuk menghindari kopi serta teh sekitar 1 jam sebelum dan sesudah makan.
Untuk mengatasinya, kamu bisa mengganti kopi atau teh dengan minum air putih hangat. Tujuannya untuk membantu memperlancar proses pencernaan sehingga nutrisi dapat terserap oleh tubuh dengan lebih baik serta membantu mencegah sembelit. Namun, minum air putih sebaiknya dilakukan secara bertahap dan jangan terlalu berlebihan dalam satu waktu.
5. Merokok
Kebiasaan ini biasanya dilakukan oleh para pria. Ada anggapan bahwa kurang afdol jika tidak merokok setelah makan. Padahal kebiasaan ini justru sangat berbahaya bagi tubuh.
Nikotin yang terkandung dalam sebatang rokok akan diserap dua kali lipat oleh tubuh dan memberi efek yang berbahaya. Tembakau, bahan dalam sebatang rokok dapat memblokir penyerapan vitamin dan mineral. Jika memang sulit menghentikan kebiasaan ini, setidaknya tunggulah 30 menit setelah makan.
6. Makan Buah
Tubuh mencerna dengan kecepatan yang berbeda-beda sesuai jenis makanan yang dikonsumsi. Buah termasuk makanan yang dicerna dengan cepat oleh tubuh. Jika kamu mengonsumsi buah setelah makan, maka buah tersebut akan diam dan terfermentasi. Hal tersebut mengakibatkan munculnya gas. Lebih baik kamu mengonsumsi buah pada satu atau dua jam sebelum makan makanan berat.
7. Minuman Beralkohol
Segelas anggur mungkin tampak seperti cara yang menenangkan untuk mengakhiri makan, tetapi minum alkohol segera setelah makan dapat mengganggu pencernaan. Alkohol meningkatkan produksi asam lambung, yang dapat mengiritasi saluran pencernaan dan menyebabkan perut mulas.
Alkohol juga berperan penting dalam proses metabolisme tubuh, yang berarti tubuh berfokus pada pemecahan alkohol alih-alih menyerap nutrisi dari makanan.
8. Ngemil Makanan Manis
Kita semua suka camilan manis setelah makan, tetapi langsung menyantap camilan manis bisa jadi ide yang buruk. Gula akan meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat, lalu kemudian menurun drastis.
Hal ini membuat kamu merasa lesu dan lelah, padahal seharusnya kamu merasa berenergi karena menyantap makanan yang manis. Selain itu, makanan manis dapat memperlambat pencernaan, membuatmu merasa kembung dan tidak nyaman.
Hilangkan kebiasaan burukmu setelah makan ini ya! Intinya adalah tubuhmu membutuhkan waktu untuk mencerna makanan dengan baik setelah makan.
Entah kamu tergoda untuk berbaring, berolahraga, atau minum, berilah tubuhmu sedikit ruang bernapas.
Berjalan kaki sebentar atau sekadar duduk tegak selama satu jam dapat membantu pencernaan mu berjalan lancar tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman. Stay safe and healthy! (seruni/Berita Inspira)**
