Lifestyle

Hati-hati! Ini 14 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Ulang di Microwave

Oleh editor 4 Juli 2026 6 menit baca

BANDUNG INSPIRA-Pemanasan makanan menggunakan microwave memang menawarkan kepraktisan yang luar biasa, sering kali hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.

Kamu mungkin sudah tahu bahwa peralatan makan yang terbuat dari logam tidak boleh masuk ke dalam microwave. Tapi, tahukah kamu kalau makanan pun juga tidak semuanya boleh dipanaskan di dalam alat dapur yang satu ini?

Meskipun microwave dapat diandalkan untuk menghangatkan sebagian besar makanan, namun ada beberapa jenis makanan yang dilarang untuk dipanaskan menggunakan alat ini.

Selain dapat merubah bentuk dan tekstur makanan, menghangatkannya menggunakan microwave justru dapat memicu tumbuhnya bakteri dan membuatnya tidak layak makan.

Hal ini dikarenakan, pemanasan ulang dengan alat tersebut pada jenis makanan tertentu dapat memicu perubahan signifikan pada struktur fisik makanan. Perubahan tekstur ini sering kali disertai dengan hilangnya kandungan nutrisi esensial yang dibutuhkan tubuh.

Lebih lanjut, terdapat potensi bahaya lain yang mungkin timbul jika proses pemanasan tidak dilakukan dengan prosedur yang benar. Risiko peningkatan pertumbuhan bakteri menjadi salah satu kekhawatiran utama jika suhu tidak merata.

Dari sekian banyak makanan yang bisa dihangatkan di dalam microwave, ternyata 14 makanan yang gak boleh dipanaskan ulang di microwave lho, apa saja ya?

1. Telur hard-boiled

Entah itu sudah dikupas atau belum, ketika telur direbus hard-boiled di dalam microwave, kelembapan di dalam telur akan membuat tekanan udara di dalam telur sehingga bisa bikin telur meledak.

Bahkan, telur ini bisa meledak beberapa saat setelah keluar dari microwave, yang artinya bisa melukaimu, atau mulutmu.

Potong-potong telur hard-boiled sebelum memanaskannya kembali di microwave agar gak berpotensi meledak saat akan dimakan.

2. ASI

Banyak orangtua baru yang membekukan ASI (Air Susu Ibu) mereka dan menyimpan ASI mereka agar bisa dikonsumsi belakangan. Bagus sih, selama gak dipanasin ulang di microwave. Jika microwave kadang gak menghangatkan makananmu secara merata, hal yang sama juga bisa terjadi pada ASI yang kamu hangatkan.

ASI yang gak merata dihangatkan bakal menciptakan titik-titik panas yang bakal melukai bayi saat meminumnya, bahkan zat karsinogen juga akan semakin meningkat karena plastik wadah ASI juga ikut dipanaskan.

Sebaiknya hangatkan ASI di dalam air panas, celupkan botol selama beberapa menit.

3. Processed meat

Daging olahan biasanya mengandung bahan kimia dan pengawet untuk mempertahankan masa simpan. Sayangnya, menghangatkan daging olahan di microwave bisa membuat kesehatanmu terancam.

Kolesterol akan teroksidasi di dalam proses penghangatan di microwave dan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

4. Nasi

Menghangatkan nasi di microwave ternyata bisa bikin keracunan makanan karena bakal meningkatkan produksi bakteri Bacillus cereus.

Meski panas microwave bisa membunuh bakteri tersebut, tapi spora-sporanya akan menjadi racun dan bisa membuatmu keracunan kalau makan nasi tersebut.

6. Daging Beku

Daging beku termasuk salah satu jenis makanan yang tidak boleh dipanaskan di dalam microwave. Microwave memang bisa digunakan untuk mempercepat proses mencairkan daging dengan pengaturan defrost, namun cara ini sering menurunkan kualitasnya.

Pemanasan tidak merata membuat bagian luar daging menjadi keras, kering, dan kenyal, sementara bagian dalam belum sepenuhnya mencair. Akibatnya, tekstur dan rasa daging menjadi kurang nikmat untuk diolah lebih lanjut.

Selain itu, mencairkan daging dengan microwave juga berisiko membuat daging berada terlalu lama di suhu “danger zone”, yaitu 40 – 140°F atau sekitar 4 – 60°C.

Suhu ini memungkinkan bakteri berkembang biak dengan cepat. Meski aman jika daging langsung dimasak setelah dicairkan, metode ini tetap bukan pilihan terbaik.

Cara yang paling baik dan aman untuk mencairkan daging beku adalah dengan menurunkannya dari freezer ke kulkas semalaman.

7. Buah Anggur

Memanaskan buah memang terdengar tidak masuk akal. Apapun alasannya, namun buah anggur termasuk makanan yang tidak boleh dipanaskan di microwave.

Saat dua buah anggur dipanaskan, gelombang mikronya dapat menciptakan medan elektromagnetik kuat. Kondisi ini dapat memicu terbentuknya plasma, yaitu materi bercahaya hasil ionisasi gas yang bahkan cukup panas untuk melelehkan wadah plastik.

Selain merusak tekstur anggur, reaksi tersebut juga berpotensi menyebabkan ledakan di dalam microwave. Studi di Journal of the National Academy of Sciences (NAS) menegaskan bahwa pemanasan anggur dengan microwave membuatnya pecah dan menghasilkan cairan yang tidak bisa dikonsumsi.

8. Pasta

Pasta termasuk makanan bertepung yang kurang cocok dipanaskan kembali dengan microwave. Setelah disimpan di kulkas, pasta biasanya menyerap kelembapan dari saus sehingga teksturnya sudah cenderung kering.

Ketika dipanaskan, microwave justru menarik kelembapan tambahan dari pasta, membuatnya terasa keras, kenyal, bahkan ada bagian yang justru terlalu lembek. Akibatnya, tekstur lembut pasta jadi hilang, apalagi jika dipanaskan tanpa saus.

Makanan yang creamy bahkan bisa lebih parah, seperti alfredo atau mac and cheese. Lemak dalam saus bisa terpisah dari cairan sehingga menghasilkan genangan minyak.

Untuk hasil lebih baik, pasta sebaiknya dihangatkan perlahan di atas kompor dengan sedikit tambahan air atau susu untuk saus krim. Jika pasta belum dilumuri saus, cukup celupkan sebentar ke air mendidih agar teksturnya kembali segar tanpa kehilangan rasa.

9. Sayuran Hijau

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, hingga selada dikenal kaya nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan. Namun, sayuran ini juga mengandung nitrat dalam jumlah tinggi. Saat dipanaskan kembali menggunakan microwave, nitrat tersebut bisa berubah menjadi nitrit yang berbahaya bagi tubuh.

Nitrit yang masuk ke tubuh kemudian dapat bereaksi dengan asam lambung dan membentuk nitrosamin, senyawa karsinogenik yang diduga meningkatkan risiko kanker.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari memanaskan kembali sayuran berdaun hijau dengan microwave agar tetap aman dikonsumsi tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

10. Ayam

Faktor lain yang menjadi penyebab memanaskan ayam di microwave tidak dianjurkan adalah bakteri salmonella. Microwave tidak selalu efektif membunuh bakteri karena cara kerjanya memanaskan makanan dari luar ke dalam.

Hal ini membuat makanan tertentu yang dipanaskan kembali masih berpotensi menyimpan bakteri berbahaya. Akibatnya, risiko penyakit akibat bakteri tetap tinggi jika makanan tidak benar-benar matang setelah dipanaskan.

Ayam menjadi salah satu contoh makanan yang paling berisiko karena bisa terkontaminasi salmonella. Jika hanya dipanaskan dengan microwave, bakteri di dalamnya mungkin tidak sepenuhnya hilang. Oleh karena itu, sebaiknya ayam dipanaskan menggunakan oven atau air fryer.

11. Pizza

Makanan pertama yang sebaiknya tidak dipanaskan menggunakan microwave adalah pizza. Meskipun memanaskan pizza sebenarnya tidak berbahaya, tapi teksturnya akan berubah total.

Uap dari saus dan topping meresap ke dasar pizza sehingga kulitnya menjadi lembek dan kenyal, bukan renyah seperti saat baru dipanggang.

Crust yang seharusnya garing berubah menjadi lembek saat panas, lalu mengeras di bagian pinggir ketika sudah dingin. Akibatnya, pizza yang dipanaskan dengan microwave kehilangan cita rasa aslinya.

Daripada mengorbankan kerenyahan pizza di microwave, ada beberapa alternatif yang jauh lebih baik.

Kamu bisa menikmatinya langsung dalam keadaan dingin, atau memanaskannya dengan air fryer yang mampu menjaga tekstur tetap renyah hanya dalam hitungan menit. Selain itu, oven maupun wajan cast iron di atas kompor juga bisa jadi pilihan.

12. Cabai

Jika cabai dipanaskan di microwave, capsaicin, zat kimia yang bikin pedas, bakal dilepaskan ke udara. Zat ini bisa membuat mata dan tenggorokanmu perih luar biasa.

Bahkan pernah ada kasus di mana sebuah gedung apartemen harus dievakuasi seluruh penghuninya setelah seorang penghuninya memanaskan cabai di microwave sehingga membuat semua orang batuk-batuk dan mengalami masalah pernafasan.

13. Bit

Reaksi kimia yang terjadi pada sayuran hijau saat dipanaskan juga terjadi pada bit. Tapi untungnya, bit tetap enak dikonsumsi dalam keadaan dingin.

14. Kentang

Untungnya, kentang mentah masih aman untuk dimasak di dalam microwave. Bahaya datang kalau kamu memanaskan kentang yang sudah matang.

 Kentang matang di dalam aluminum foil akan menghasilkan bakteri C. botulinum, sehingga jika dibiarkan akan menyebabkan botulisme.

Jadi jangan menghangatkan kentang matang pakai aluminum foil ya, gunakan wadah lainnya.

Itu dia 14 makanan yang sebaiknya gak dipanaskan dengan microwave, ada beberapa makanan yang malah menghasilkan bakteri yang tak baik untuk tubuh.(Seruni/Berita Inspira)**

9 Kedai Kopitiam Populer di Bandung yang Cocok Jadi Tempat Nongkrong dan Spot Brunch

BANDUNG INSPIRA – Kopi menjadi salah satu minuman favorit banyak orang di Indonesia. Selain menyegarkan, kopi juga bisa…

editor 4 Jul 2026

Amankah Minum Obat Setelah Minum Kopi? Ini Jeda Minum Obat dan Kopi yang Perlu Dipahami

BANDUNG INSPIRA-Sebagai pecinta kopi  kamu mungkin sering minum kopi di pagi hari untuk memulai hari dengan semangat. Namun,…

editor 3 Jul 2026

Berbahaya! 7 Kelompok Orang Ini Sebaiknya Menghindari Makan Pepaya

BANDUNG INSPIRA – Pepaya merupakan buah tropis yang sangat sehat. Rasa manis, warna cerah, dan beragam manfaat kesehatan…

editor 3 Jul 2026