Lifestyle

Berbahaya! 7 Kelompok Orang Ini Sebaiknya Menghindari Makan Pepaya

Oleh editor 3 Juli 2026 3 menit baca

BANDUNG INSPIRA – Pepaya merupakan buah tropis yang sangat sehat. Rasa manis, warna cerah, dan beragam manfaat kesehatan yang buah tersebut berikan menjadikannya sebagai buah yang populer. Buah pepaya adalah tanaman yang daun dan buahnya dapat digunakan untuk membuat obat.

Buah tersebut sarat akan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan, melawan penyakit dan membantu membuat kamu terlihat lebih muda. Pepaya merupakan buah yang termasuk dalam famili Caricaceae yang berasal dari Meksiko Selatan dan Amerika Tengah hingga akhirnya menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Buah ini banyak dibudidayakan di beberapa negara tropis , selain itu, pepaya juga membantu meningkatkan pencernaan hingga meningkatkan penyerapan vitamin, mineral, dan antioksidan dalam makanan sehari-hari. Selain rasanya yang enak, pepaya juga adalah salah satu buah yang harganya tidak terlalu mahal.

Tapi, meski pepaya sangat sehat, buah ini ternyata tidak akan dikonsumsi oleh semua orang. Mereka yang menderita kondisi tertentu harus menghindari konsumsi pepaya. Lantas, kondisi apa saja itu? Berikut ini daftarnya, keep scrolling!

1. Wanita hamil

Pepaya yang belum matang atau setengah matang sebaiknya dihindari selama kehamilan. Sebab, pepaya mengandung lateks yang bisa memicu kontraksi rahim, sehingga bisa menyebabkan kelahiran dini.

Pepaya mengandung papain yang disalahartikan tubuh sebagai prostaglandins, yang digunakan secara artifisial untuk menginduksi kelahiran. Kandungan ini juga bisa melemahkan membran yang menyokong janin. Hal ini sering terjadi pada kasus pepaya yang setengah matang.

2. Orang dengan detak jantung tidak teratur

Mengonsumsi pepaya dapat mengurangi risiko penyakit jantung, tetapi jika kamu sudah menderita masalah detak jantung tidak teratur, sebaiknya hindari pepaya untuk selamanya.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pepaya mengandung sedikit glikosida sianogenik, asam amino yang dapat menghasilkan hidrogen sianida dalam sistem pencernaan manusia.

Meskipun jumlah senyawa yang dihasilkan tidak berbahaya bagi kesehatan, kelebihannya dapat memperburuk gejala bagi mereka yang menderita masalah detak jantung tidak teratur. Hal ini juga dapat memiliki efek yang sama pada orang yang menderita hipotiroidisme.

3. Penderita batu ginjal

Buah pepaya memiliki kandungan vitamin C yang tinggi yang dapat membantu untuk mengontrol kadar kreatinin darah dan mengurangi kram otot. Namun, makan buah pepaya secara berlebihan bisa membuat tubuh kelebihan vitamin C dan menyebabkan atau memperparah batu ginjal.

4. Orang yang punya alergi lateks

Orang yang didiagnosis alergi lateks juga bisa alergi pada pepaya. Itu terjadi karena pepaya mengandung enzim yang disebut kitinase.

Enzim ini bisa menyebabkan reaksi silang antara lateks dan makanan yang mengandung lateks, memicu bersin, sulit bernapas, batuk dan mata berair. Beberapa orang mungkin merasa bau pepaya tidak enak.

5. Penderita hipotiroid

Hipotiroid adalah kondisi di mana tubuh tidak bisa memproduksi hormon tiroid yang cukup sehingga mengganggu proses perkembangan, perbaikan sel-sel tubuh, dan metabolisme.

Orang-orang yang mengalami hipotiroid perlu menghindari konsumsi pepaya karena obat yang dikonsumsi akan berkurang efektivitasnya dan mungkin akan menyebabkan efek samping yang lebih serius.

6. Penderita diabetes

Buah pepaya memiliki indeks glikemik yang rendah, tetapi konsumsinya perlu dibatasi atau dihindari oleh orang-orang yang memiliki diabetes.

Pasalnya, makan buah pepaya secara berlebihan dan dibarengi dengan makanan tinggi karbohidrat lainnya bisa meningkatkan risiko hiperglikemia, atau gula darah tinggi.

7. Gangguan pencernaan

Enzim pepaya, seperti papain dan chymopapain, bisa mendukung proses pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun, makan pepaya secara berlebihan justru bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti diare dan sakit perut, khususnya pada orang-orang yang memiliki riwayat gangguan pencernaan.

Pepaya pada dasarnya memang menyehatkan, namun bagi kamu yang memiliki masalah diatas sebaiknya membatasi atau menghidari utuk mengonsusminya. Stay safe and healthy! (Seruni/Berita Inspira)**

Amankah Minum Obat Setelah Minum Kopi? Ini Jeda Minum Obat dan Kopi yang Perlu Dipahami

BANDUNG INSPIRA-Sebagai pecinta kopi  kamu mungkin sering minum kopi di pagi hari untuk memulai hari dengan semangat. Namun,…

editor 3 Jul 2026

TBENE Social Coffee & Kitchen Hadirkan New Spot dengan Cozy Vibes

BOGOR INSPIRA — TBENE Social Coffee & Kitchen⁠ kembali menghadirkan pengalaman baru bagi para pecinta coffee shop dan…

editor 2 Jul 2026

The Art of Heritage Hadir di Bandung, Plataran, Kara Tungga, dan Rumah Batik Komar Gaungkan Pelestarian Budaya

BANDUNG INSPIRA – Semangat melestarikan budaya Indonesia kembali digaungkan melalui penyelenggaraan The Art of Heritage yang digelar di…

inspiratv 1 Jul 2026