BANDUNG INSPIRA – Persib Bandung menyelesaikan satu tahap penting dalam tahap pembangunan skuad musim 2026/2027. Kamis 2 Juli 2026, Maung Bandung meresmikan dua pemain sekaligus di Graha Persib, Jalan Sulanjana. Bek Timnas Indonesia Sandy Walsh dan winger Bosnia-Herzegovina Luka Menalo.
Pengumuman ini melengkapi kedatangan bek tengah Prancis, Gabriel Mutombo Kupa, yang lebih dulu diumumkan. Total, Persib kini punya tiga wajah baru dengan rekam jejak Eropa dan Asia sebagai bekal kompetisi domestik dan AFC.
Persib memilih pengalaman sebagai prioritas. Sandy Walsh datang usai mengantar Buriram United juara Liga Thailand dan tampil di AFC Champions League Elite 2025/2026. Dalam 35 laga musim lalu, bek kanan 30 tahun berdarah Indonesia-Belanda itu mencetak 5 gol dan 2 assist. Angka itu menunjukkan ia bukan sekadar bek bertahan, tapi juga bisa jadi opsi serangan dari sisi kanan.
Selain performa klub, Persib mengincar mentalitas internasional Sandy bersama Timnas Indonesia. Pengalamannya di level Asia diharapkan menular ke ruang ganti. Untuk sektor sayap, Persib menunjuk Luka Menalo. Winger 29 tahun kelahiran Split itu punya CV Eropa yang padat.
Ia 5 kali juara Liga Kroasia bersama Dinamo Zagreb. Sempat dipinjamkan ke NK Celje, ia ikut mengantar klub Slovenia itu meraih gelar liga. Musim lalu ia bermain di FK Sarajevo, Liga Bosnia.
Catatan Eropa Menalo lengkap, pernah main di Liga Champions, Liga Europa, hingga UEFA Europa Conference League. Di Timnas Bosnia-Herzegovina, ia sudah mengemas 16 caps sejak 2018. Pelatih Igor Tolic punya alasan taktis memilihnya. Selain kualitas, kesamaan latar belakang Kroasia diyakini mempercepat adaptasi Menalo di tengah padatnya jadwal.
Sebelum duo ini, Persib lebih dulu mengunci Gabriel Mutombo Kupa. Bek tengah 30 tahun eks Ratchaburi FC itu direkrut atas rekomendasi tim pelatih untuk menggantikan Federico Barba. Pengalamannya di Lyon, Angers, hingga Asia jadi alasan utama.
Dengan Mutombo di belakang, Sandy di kanan, dan Menalo di depan, Persib merakit skuad yang seimbang. Komposisinya jelas pengalaman Asia, jam terbang Eropa, dan chemistry dengan pelatih.
Targetnya tidak ditutup-tutupi mempertahankan dominasi di Liga dan tampil kompetitif di level Asia. (Bambang/Berita Inspira)**
Grafis: Raka/Berita Inspira
