Wujudkan Aksi Kepedulian Sosial, 848 Sekolah di Jabar Sukses Kumpulkan Infak Senilai Rp 4,4 Miliar

BANDUNG INSPIRA,- Program Iman Masal Aktualisasi Masagi (IMAN) yang diinisiasi Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) berhasil mengumpulkan Rp 4,4 miliar dari 848 SMA/SMK dan SLB Negeri di Jawa Barat. Program tersebut dihadrikan guna meningkatkan pelaksanaan ibadah serta mewujudkan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan dalam mengisi bulan Ramadhan 1443 Hijriyah.

“Panitia Provinsi menerima dan merekap laporan capaian per hari dan jumlah keseluruhan capaian program IMAN dari Cabang Dinas. Terhitung sejak 5 hingga 22 April sendiri, siswa siswi se-Jawa Barat telah mengumpulkan Rp4,4 miliar, detailnya Rp4.495.035.400,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi, Selasa (26/4/2022).

Ia juga menjelaskan, mekanisme penyaluran program IMAN tersebut langsung dilakukan oleh satuan pendidikan. Dan, lanjutnya, Cabang Dinas Pendidikan sebagai koordinator sekaligus bertanggungjawab di wilayahnya masing-masing. Dimana program ini dilakukan oleh 848 sekolah di Jawa Barat, baik itu SMA, SMK maupun SLB. Dalam realisasinya, setiap siswa di sekolah tersebut memasukan uang ke dalam kotak infaq yang dibuat oleh mereka.

“Dan setiap harinya, dapat berapa dari kotak infaq itu dilaporkan ke satuan pendidikan,” ujar Dedi.

Disampaikannya, dari jumlah Rp4,4 miliar tersebut, mayoritas atau hampir 48 persen disalurkan untuk masyarakat tidak mampu yang berada di lingkungan sekolahnya. Selain itu, ada pula yang disalurkan untuk pembangunan Mesjid sebanyak 19 persen.

“Mesjid ini ada yang di dalam sekolah dan ada juga yang berada di lingkungan luar sekolahnya,” imbuhnya.

Lebih jauh ia mengatakan, sebanyak 18 persen dari total infaq yang dilakukan siswa secara gotong royong ini dimasukan kepada lembaga amil zakat. Adapun 9 persen kepada rumah yatim dan 6 persen ke pondok pesantren.

Selain gerakan gotong royong, tujuan dari program IMAN ini yaitu memperkuat ketaqwaan kepada Allah SWT, menumbuhkan solidaritas dan perilaku sosial pelajar terhadap sesama, mengimplementasikan nilai utama pendidikan karakter Jabar Masagi yaitu pelajar yang mempunyai fisik yang kuat, otak yang cerdas, hati yang berakhlakul karimah, serta rajin beribadah.

“Dan juga membiasakan atau habit bagi pelajar dalam berinfaq atau sedekah baik selama bulan Ramadhan maupun setelahnya,” sambung Dedi.

Menurutnya, bagi pelajar program IMAN ini memiliki manfaat memberikan pendidikan karakter secara eksplisif, sistematis, dan berkesinambungan dengan melibatkan aspek knowing the good atau pengetahuan, loving the good atau kecintaan, dan acting the good atau kebiasaan.

“Dari 3 aspek itu diharapkan akan tumbuh tindakan rasa sosial ingin membantu dan berbagi kepada orang lain,” katanya.

Sedangkan manfaat bagi sekolah, Dedi menjelaskan, lebih pada penguatan program sekolah dalam pengembangan pendidikan karakter bagi pelajar supaya tetap terjaga. Adapun manfaat bagi lembaga, yaitu membantu mengimplementasikan program kegiatan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

“Sarana untuk meningkatkan kinerja dalam capaian inovasi dan kolaborasi antar instan,” tandasnya. (TRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.