Wali Kota Bandung Resmikan SPPG Cihaurgeulis 02 sebagai Model Inovatif Pelayanan Gizi
BANDUNG INSPIRA – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meresmikan SPPG Cihaurgeulis 02 sebagai model inovatif pelayanan gizi yang terintegrasi langsung dengan sekolah. SPPG ini melayani sekitar 800 siswa dari jenjang SMP, SMA, dan SMK.
Farhan menjelaskan bahwa SPPG Cihaurgeulis 02 menjadi percontohan baru karena jarak antara dapur penyedia gizi dan sekolah tidak terpisah. Sehingga pengawasan dan evaluasi dapat dilakukan secara cepat dan efektif. “Ini salah satu model baru yang akan kita lihat perkembangannya. Kalau bisa, nanti akan kita usulkan ke Badan Gizi Nasional agar dapat diadopsi di tempat lain,” ucapnya.
Farhan menambahkan bahwa tidak adanya jarak antara SPPG dan sekolah memberikan sejumlah keuntungan. Salah satunya adalah perbaikan penyajian dan menu makanan yang bisa langsung dikoreksi apabila ditemukan kekurangan. Selain itu, pengelolaan sampah sisa makanan menjadi lebih terintegrasi.
Kelurahan Cihaurgeulis ke depan juga akan difungsikan sebagai lokasi edukasi dan praktik pengolahan sampah sisa makanan seperti pengomposan yang dilakukan bersama pihak sekolah. “Artinya pengelolaan sampah ini kita lakukan 360 derajat. Bukan hanya tanggung jawab DLH atau kelurahan, tapi juga sekolah sekaligus sebagai edukasi bagi siswa-siswa,” jelasnya.
Ketua Yayasan Pendidikan RP Hartoyo, Jonni BS Nugroho, mengatakan bahwa target penerima manfaat akan diperluas hingga mencapai 3.000 orang. Selain siswa, manfaat juga akan dirasakan warga sekitar. “Targetnya sampai 3.000 penerima manfaat, sehingga warga sekitar juga menerima manfaat dengan standar yang sama,” ucapnya.
Dengan konsep terintegrasi antara pelayanan gizi, sekolah, dan pengelolaan lingkungan, SPPG Cihaurgeulis 02 diharapkan dapat menjadi model nasional dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang berkelanjutan dan berdampak luas.(Bambang)**
Foto:Bambang/inspira


