UPDATE Terbaru Kondisi Pasca Gempa Cianjur, 162 Orang Meninggal

Gempa Bumi berskala magnitudo 5,6 yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kemarin (21/11) menimbulkan dampak buruk terhadap beberapa aspek.

Menurut data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kab Cianjur tercatat, 162 jiwa meninggal dunia. Dari jumlah korban meninggal tersebut, mayoritas merupakan anak-anak.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menyebutkan banyaknya korban anak-anak ini dikarenakan Gempa Bumi terjadi disaat siswa sekolah sedang belajar di madrasah atau pesantren. Dan ia sendiri belum mengetahui pasti berapa jumlah pasti anak-anak yang menjadi korban gempa tersebut.

“Tercatat di call center BPBD ada 162 yang meninggal dunia. Mayoritas yang meninggal dunia adalah anak-anak, kita sangat prihatin,” ujar Ridwan Kamil, di Pendopo Bupati Cianjur (21/11).

Ridwan Kamil atau Kang Emil sapaan akrabnya, menyebutkan pula terdapat 326 warga luka-luka dan 13.784 orang mengungsi dengan lokasi pengungsian yang telah tersebar di 14 titik.

Gempa Bumi yang terjadi kemarin termasuk kedalam skala sedang, tapi mengakibatkan daya rusak yang luar biasa. Tercatat pula rumah rusak dengan skala 60-100 persen berjumlah 2.345 unit.

Gempa susulan pun terjadi puluhan kali. Namun, guncangan paling parah ketika pukul 13.21 WIB berkekuatan magnitudo 5,6 dengan durasi 10-15 detik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *