Tak Perlu Takut Mudik Lewat Jalur Rawan, Kapolri Siapkan Satgas Pemburu Begal

JAKARTA INSPIRA,- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo siapkan tim satgas khusus untuk memberikan rasa aman pada para pemudik.

Tim Satgas ini guna mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas di lokasi-lokasi rawan tindak kejahatan seperti kejahatan begal.

Salah satu lokasi rawan begal yang menjadi atensi pihak kepolisian yaitu wilayah di sekitar Pelabuhan Merak, Banten.

“Kita telah mempersiapkan tim, sehingga masyarakat yang mudik khususnya di waktu atau jam rawan ada satgas yang siap untuk mengawal, sehingga masyarakat bisa mudik dan selamat sampai di rumah,” kata Jenderal Listyo dalam keterangan, Rabu (27/4).

Orang nomor satu di institusi Korps Bhayangkara ini juga menghimbau kepada masyarakat yang hendak melewati lokasi yang rawan begal agar tak merasa cemas lagi.

Sebab pihaknya pastikan tim satgas akan menjamin keamanan lokasi-lokasi yang menjadi titik rawan begal tersebut.

“Jadi masyarakat diharapkan tidak usah cemas dan takut. Karena Polri dengan seluruh stakeholder yang ada telah mempersiapkan tim,” ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah sendiri telah mengizinkan masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini. Adapun masyarakat yang sudah menerima vaksin booster dapat melakukan mudik Lebaran, tanpa harus test antigen maupun PCR.

Namun, bagi yang menerima vaksin dosis kedua tetap mensyaratkan tes antigen dengan sampel diambil dalam kurun 1 x 24 jam, atau PCR 3 x 24 jam. Sementara itu, yang baru menerima dosis pertama tetap mensyaratkan PCR dalam kurun 3 x 24 jam. Syarat ini untuk memastikan bahwa yang mudik dalam keadaan sehat, sudah divaksin booster.

Di samping itu, dilakukan penyesuaian syarat kepada yang memiliki kondisi kesehatan (penyakit komorbid) khusus dan anak. Bagi komorbid yang tidak dapat divaksin, maka wajib tes PCR 3×24 jam.

Sementara itu, dalam mudik kali ini, Mabes Polri telah mengerahkan sebanyak 144.392 personel gabungan untuk mengamankan lalu lintas arus mudik.

Seluruh personel tersebut akan mengisi 2.702 posko yang terdiri dari 1.710 pos pengamanan, 734 pos pelayanan, dan 258 pos terpadu

Mudik lebaran 2022 tahun ini dipastikan sebagai puncak mudik terbesar sepanjang tradisi mudik di Indonesia.

Pasalnya setelah beberapa tahun pandemi menghantam Indonesia, baru kali ini pemerintah memperboleh masyarakat mudik ke kampung halaman masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published.