Setelah Pakaian Dinas Anggota Dewan merek Louis Vuitton Diprotes, Kini Giliran DPRD Kota Bandung

BANDUNG INSPIRA,- Pengadaan smartphone sebanyak 47 unit tahun anggaran 2022 untuk anggota dewan di lingkungan DPRD Kota Bandung dengan nilai pagu anggaran mencapai Rp 1.085.648.300 yang bersumber dari APBD dibatalkan karena adanya laporan dari masyarakat.

Demikian diungkapkan Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan di Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (22/02/2022).

Pembatalan tersebut seolah menjadi polemik yang lagi-lagi terjadi tarkait pengadaan barang para anggota dewan yang dinilai memakan anggaran cukup fantastis. Sebelumnya, aksi protes masyarakat terjadi saat pengadaan bahan pakaian dinas anggota DPRD Kota Tangerang menggunakan merek Louis Vuitton.

Tedy Rusmawan menjelaskan, bahwa pengadaan tersebut ditujukan untuk mendukung kinerja anggota dewan di lingkungan DPRD Kota Bandung. Terlebih dengan rutinitas kerja yang membutuhkan dukungan smartphone lebih baik, maka anggota dewan mengajukan pengadaan smartphone.

“Karena banyaknya laporan dari masyarakat terkait kondisi saat ini (minyak goreng yang cukup sulit), membuat kami memikirkan kembali pengadaan smartphone yang mencapai harga 1 miliar. Kita terus berkomitmen, dan mudah mudahan masyarakat bisa memahami,” kata Tedy.

Lebih jauh ia menjelaskan, alokasi pengadaan tersebut, tertuang dalam laman sirup.lkpp.go.id. Penjelasan pada laman, bahwa pemanfaatan barang dimulai Februari hingga akhir Maret 2022. Sedangkan jadwal pelaksanaan kontrak mulai Januari hingga akhir Februari 2022.

Adapun spesifikasi smartphone yaitu dimensions 164.8×77.2×8.1 mm (6.49×3.04×0.32 in), single SIM (Nano -SIM and/or eSIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by), dynamic Amoled 2X, 120HZ, HDR10+, Exynos 990 (7nm+) – Global, 108 MP, f/1.8,26 mm (wide), 1/1.33″, 0.8 pm, PDAF, Las.

“Saya telah mengintruksikan kepada Sekretariat DPRD Kota Bandung untuk dibatalkan. Kita juga mengucapkan terimakasih atas berbagai masukannya,” tambah Tedy.

Seperti diketahui, Sekretariat DPRD Kota Bandung berencana menganggarkan pembelian ponsel atau smartphone baru sebanyak 47 unit. Rencana pengadaan tersebut dilakukan melalui metode e-purchasing dan memakan biaya dengan pagu anggaran Rp1.085.648.300 atau Rp1,085 miliar. Jika dirinci, harga smartphone itu masing-masing Rp23.085.106.

Sementara pagu anggaran untuk rencana pembelian smartphone baru itu pun terpampang jelas dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP). Paket dengan nama pengadaan smartphone ini memiliki kode 31161257. (TRI)