BERITA INSPIRAHEADLINE NEWS

Rumah Sakit Indonesia di Gaza: Kemanusiaan di Tengah Konflik Israel-Palestina

BERITA INSPIRA – Ditengah konflik yang telah berkecamuk selama bertahun-tahun antara Israel dan Palestina, kemanusiaan sering kali menjadi korban pertempuran yang tak berkesudahan. Namun, di tengah kerumitan dan ketegangan yang melanda wilayah Gaza, ada satu cahaya harapan yang terus bersinar terang, yaitu Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Rumah Sakit Indonesia di Gaza adalah sebuah proyek kemanusiaan yang membangkitkan semangat solidaritas internasional dan membantu mereka yang terkena dampak langsung dari konflik berkepanjangan. Dibuka pada tahun 2016, rumah sakit ini didirikan oleh Indonesian Hospital Foundation (IHF) sebagai tanggapan atas situasi krisis kesehatan yang terus memburuk di Gaza.

Gaza adalah salah satu dari dua wilayah Palestina yang berada di bawah kendali Hamas dan terus menerima tekanan dari Israel dalam bentuk blokade yang berlangsung selama bertahun-tahun. Akibatnya, fasilitas kesehatan di wilayah ini mengalami tekanan yang tak terbayangkan. Pasokan obat-obatan, peralatan medis dan tenaga medis yang memadai sangat sulit diakses dan rakyat Gaza seringkali terpaksa mencari pengobatan di luar wilayah mereka.

Rumah Sakit Indonesia di Gaza memiliki fasilitas di medis yang memadai, termasuk ruang operasi, unit perawatan intensif, serta layanan radiologi dan laboratorium. Tenaga medis yang berpengalaman dan terlatih dengan baik berjuang setiap hari untuk menyelamatkan nyawa pasien. Mereka memberikan perawatan medis pada semua orang tanpa memandang latar belakang agama atau etnis, mengedepankan prinsip kemanusiaan yang mendasari setiap tindakan mereka.

Selain memberikan perawatan medis, rumah sakit ini juga berperan penting dalam meberikan pelatihan kepada para profesional medis Gaza. Dengan membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga medis setempat, rumah sakit ini berkontribusi pada perbaikan jangka panjang dalam sistem kesehatan Gaza.

Pentingnya keberadaan Rumah Sakit Indonesia di Gaza tidak dapat diabaikan. Dalam situasi di mana warga sipil, termasuk anak-anak, sering kali menjadi korban konflik, rumah sakit ini memberikan perlindungan dan perawatan yang sangat dibutuhkan. Ini adalah contoh nyata dari kemanusiaan yang berjalan melampaui perbedaan politik dan ideologi.

Namun, rumah sakit ini juga menghadapi tantangan serius. Sumber daya yang terbatas dan dampak blokade yang berkepanjangan membuat operasional rumah sakit menjadi sulit. Oleh karena itu, dukungan dari komunitas internasional sangat diperlukan untuk menjaga rumah sakit tetap beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan yang diperlukan.

Dikutip dari Kompas.com bahwa Rumah Sakit Indonesia yang berada di jalur Gaza, Palestina dikabarkan terkena serangan Israel pada Sabtu (7/10/2023). Sejak Sabtu pukul 06.30 waktu Palestina, Israel melancarkan serangan balasan di Rumah Sakit Indonesia yang berada di Beit Lehiya tepatnya di sebelah utara jalur Gaza. 

Akibat serangan ini, mengakibatkan satu orang tewas atas nama Abu Romzi, seorang staf lokal MER-C yang bertugas sebagai security yang sudah bekerja di Rumah Sakit Indonesia tersebut sejak 2011. Menurut keterangan narasumber, Romzi tewas ketika ia berada di dekat mobil ambulans yang berada di dekat Rumah Sakit Indonesia. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Indonesia namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. 

Dalam konteks konflik Israel-Palestina, Rumah Sakit Indonesia di Gaza adalah suatu contoh bahwa kemanusiaan bisa melebihi segala perbedaan. Ini adalah bukti bahwa negara dan individu dari seluruh dunia dapat bersatu untuk memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada mereka yang berada di tengah krisis. Semoga rumah sakit ini tetap berdiri sebagai lambang harapan di tengah kegelapan konflik yang tak kunjung berakhir. (aufa)**

About Us

Inspira Media adalah Media Holding yang bergerak di bidang content creator, content management, serta distribusi informasi dan hiburan melalui berbagai platform.