Sekolah

Ratusan Kepala Sekolah Dilantik, Pemkot Bandung Siap Bebenah SDM Hadapi PTM Full

BANDUNG INSPIRA,- Krisis pendidikan menjadi salah satu dampak dari pandemi Covid-19, diharapkan peran Kepala Sekolah menjadi ujung tombak pembenahan dunia pendidikan. Terlebih, 2 tahun pandemi pembelajaran dilakukan secara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Demikian diungkapkan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana usai melantik 214 orang pejabat kepala sekolah dan fungsional pengawas sekolah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, di Plaza Balai Kota, Rabu (27/4/2022).

“Pengawas sekolah yang harus bisa membina para guru sehingga kapabilitas dan kapasitasnya dapat terus ditingkatkan,” tegas Yana.

Diakuinya, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan pada dunia pendidikan. “Peran Kepala sekolah sangat penting dalam mengatur dan mengorganisasikan sekolah agar menjadi lembaga pendidikan yang unggul,” paparnya.

Terlebih, lanjutnya menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) full dan juga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Bahkan, Yana membeberkan, harus ada pembenahan akan dilakukan kepada SDM dan juga kurikulum.

“Untuk kurikulum memang kita mengikuti Kemendikbud, namun harus ada inovasi yang dilakukan sekolah. Agar pembelajaran bisa optimal kembali, karena dua tahun PJJ. Banyak adaptasi yang akan dilakukan,” tuturnya.

Pada kesempatan melantik sejumlah Kepala Sekolah, Yana pun menitipkan dan menyampaikan pesan. Pertama, untuk menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, jujur, berintegritas, serta memiliki komitmen dan motivasi dalam bekerja.

“Kedua, selalu menjadi teladan bagi guru maupun murid-muridnya. Salah satu indikator baik buruknya sekolah bisa dilihat dari keteladanan yang ditunjukan kepala sekolahnya,” kata Yana

Selanjutnya, Yana berharap agar kepala sekolah dan pengawas sekolah memiliki pemikiran yang visioner dan strategis.

Keempat, lanjutnya, untuk menjaga kode etik dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Terakhir, harus mampu menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan. Modal untuk menjadi agen perubahan, kata Yana adalah inovasi, kolaborasi dan keberanian.

“Itu lima prinsip yang harus dipegang teguh para kepala sekolah dan pengawas sekolah yang dilantik, semoga dapat dapat menjadi bekal ke depan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang Kepala Sekolah yang baru saja dilantik, Asep Ahadiat mengaku terharu karena sudah menunggu proses pelantikan tersebut 2 tahun lebih.

“Alhamdulillah, setelah sekitar 2 tahun ketunda karena beberapa hal, mulai dari meninggalnya Alm. Oded, sampai ketunda karena belum dilantiknya Pak Wali Kota Bandung, Yana Mulyana,” aku Asep yang merupakan salah satu pengajar di SDN Babakansari Babakan Surabaya 154 Kiaracondong, Bandung.

Ia pun mengatakan, sesuai dengan arahan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, akan seoptimal mungkin memberikan karya terbaik untuk para anak didik.

“Pastinya saya berusaha akan menjaga amanah yang diberikan ini, Insyaallah akan semaksimal mungkin berkontribusi bagi dunia pendidikan agar lebih baik,” tuturnya.

Dia pun mengaku, selama melaksanakan PJJ, pembelajaran yang didapat oleh siswa/i tidak maksimal. “Karena itu banyak yang harus dikejar terutama untuk pemahaman mata pelajaran,” tandasnya.

Sementara, dari 214 pejabat yang dilantik, sebanyak 21 orang di antaranya merupakan pejabat administrasi dan pengawas. Sedangkan 193 pejabat merupakan kepala sekolah dan fungsional pengawas sekolah. (TRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.