Program Mudik Gratis Kota Bandung Langsung Ludes Diserbu Warga
BANDUNG INSPIRA – Mudik gratis yang digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mendapat sambutan luar biasa dari warga, terbukti dari 250 kuota mudik gratis yang di sediakan langsung habis di hari kedua pendaftaran dibuka.
Petugas Dishub Kota Bandung, Gunawan Hadi, mengatakan pada hari pertama pembukaan pendaftaran, jumlah peminat langsung membludak. Dari total kuota 250 peserta yang disediakan, hanya tersisa 23 kursi dan langsung habis di hari kedua.
”Baru hari pertama dibuka, pendaftar sudah banyak sekali. Dari total 250 tiket. Jurusan Surabaya dan Yogyakarta sudah habis. Sedangkan tujuan Cirebon dan Kuningan habis di hari kedua,” ujar Gunawan saat ditemui di lokasi pendaftaran di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 25 Februari 2026.
Ia menegaskan, tidak ada penambahan kuota untuk tahun ini. Dishub tetap berpedoman pada jumlah yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Untuk penambahan kuota tidak ada. Sesuai ketentuan, hanya 250 orang. Pendaftaran dibuka dari pukul 08.00 sampai 15.00 WIB. Peminat paling banyak memang ke luar kota seperti Surabaya dan Yogyakarta,” katanya.
Salah seorang pendaftar, Sri, mengaku kecewa karena tidak kebagian tiket tujuan Solo yang sudah habis. Ia mengatakan biasanya rutin mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah.
”Tadinya mau mudik ke Solo, tapi pas daftar sudah habis. Ya kecewa sih. Biasanya sudah dua kali ikut mudik gratis. Sekarang rencananya mungkin naik bus umum saja. Kami mau mudik tujuh orang satu keluarga,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan bahwa keberangkatan peserta Mudik Gratis direncanakan pada 17 Maret 2026. Untuk lokasi pelepasan peserta masih menunggu konfirmasi resmi dari Wali Kota Bandung.
”Tahun ini kami menyiapkan kuota sekitar 250 orang. Tujuan mudik meliputi Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Banjar, dan Ciamis. Selain itu, tersedia juga rute menuju Yogyakarta melalui jalur utara maupun jalur selatan via Tasikmalaya dan Ciamis. Kami juga menyiapkan satu armada bus untuk tujuan Surabaya,” katanya.
Ia menambahkan, program ini diprioritaskan bagi warga ber-KTP Kota Bandung atau yang memiliki surat keterangan domisili resmi yang menyatakan tinggal di Kota Bandung.
“Syarat utama adalah memiliki KTP Kota Bandung atau surat keterangan domisili. Dokumen tersebut wajib ditunjukkan saat pendaftaran,” tegasnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, program Mudik Gratis ini dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang ingin merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi yang biasanya meningkat menjelang Lebaran.(Bambang)**
Foto:Bambang/inspira


