Polisi Pilih Tutup Mulut Saat Ditanya Soal Pemeriksaan Kasus Arteria Dahlan

JAKARTA INSPIRA,- Sepertinya Polda Metro Jaya memilih tutup mulut soal kasus pernyataan Arteria Dahlan hingga menyinggung masyarakat Sunda.

Polda Metro Jaya bungkam ketika ditanya perihal pemeriksaan sejumlah saksi kasus Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan.

Dalam beberapa kesempatan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, memilih diam ketika awak media menanyakan perkembangan kasus Arteri Dahlan yang sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Presidium Poros Nusantara (PPN) mengklaim, pihaknya saat ini akan memenuhi agenda pemeriksaan pelapor dan saksi pelapor di Polda Metro Jaya. Pemeriksaan itu dijadwalkan hari Jumat (4/2/2022).

“Kami InsyaAllah hadir. Agendanya pemeriksaan pelapor dan saksi pelapor,” kata Ketua Presidium Poros Nusantara, Urip Hariyanto dalam keterangan resminya.

Menurutnya penyidik turut memanggil saksi-saksi dari perwakilan Majelis Adat Sunda di antaranya, LSM LPPAM, dan Forum Komunikasi Tani Nelayan Indonesia.

“Selama pemeriksaan kami akan didampingi penasihat hukum,” tuturnya.

Seperti diketahui, anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI bersama Kejaksaan Agung pada Senin (17/1/2022) menyampaikan kritik kepada Jaksa Agung.

Menurutnya, ada seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbicara menggunakan bahasa Sunda ketika rapat kerja.

Dia meminta Jaksa Agung untuk mengganti Kajati yang menggunakan bahasa Sunda tersebut. Namun Arteria tidak mengungkapkan siapa Kajati yang berbicara menggunakan bahasa Sunda. (MSN)